Selasa, 7 Desember 2021

Kemenkes Rekomendasikan PON Papua Digelar Tanpa Penonton

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi Maskot PON XX Papua 2021. Foto : Antara

Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 kemungkinan bakal digelar tanpa penonton mengingat masih tingginya tingkat risiko infeksi Covid-19.

Itu setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan rekomendasi dalam rapat koordinasi PON XX dengan lintas kementerian/lembaga secara daring, Jumat (27/8/2021).

“Kementerian Kesehatan telah menyusun buku pedoman kesehatan selama penyelenggaraan PON dengan menekankan protokol kesehatan yang sangat ketat. Namun, direkomendasikan agar selama penyelenggaraan PON untuk tidak dihadiri penonton sebagai upaya mencegah klaster penyebaran Covid-19 di Papua,” demikian lampiran hasil rapat yang dilaporkan Antara di Jakarta, Minggu (29/8/2021).

Kemenkes juga merekomendasikan agar hanya atlet, pelatih, ofisial, panitia pelaksana dan Liaison Officer (LO) yang diperbolehkan berada di dalam arena pertandingan PON.

Rekomendasi itu ditetapkan Kemenkes mengingat tingkat realisasi vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat sekitar arena pertandingan dan non-arena PON masih sangat rendah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Papua per 26 Agustus, cakupan vaksinasi di Kota Jayapura untuk dosis pertama mencapai 47 persen dan dosis kedua 29,6 persen.

Di Kabupaten Jayapura, cakupan vaksinasi dosis pertama 43,9 persen dan 27,4 persen untuk dosis kedua.

Di Mimika, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 43,6 persen dan dosis kedua 29,6 persen. Di Merauke, dosis pertama 48,6 persen, sementara dosis kedua 31,8 persen.

Pemerintah pusat pun menargetkan vaksinasi Covid-19 di empat wilayah penyelenggara PON 2021 itu dapat selesai pada September.

Joko Widodo Presiden sebelumnya menginstruksikan agar masyarakat yang ada di sekitar arena PON sudah dapat vaksin Covid-19 sebelum ajang multievent nasional empat tahunan itu resmi digelar 2-15 Oktober mendatang.

Zainudin Amali Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat meninjau pelaksanaan vaksinasi menjelang PON bersama Marsekal Hadi Tjahjanto Panglima TNI dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kapolri di Jayapura, Papua, Jumat (27/8/2021) juga menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin menonton PON harus sudah divaksin.

“Saya bersama Panglima TNI dan Kapolri datang ke Papua melihat vaksinasi untuk masyarakat, dan sebagaimana arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo kepada kami, semua pada saat penyelenggaraan PON harus diupayakan masyarakat sudah tervaksinasi,” ujar Zainudin.

Keputusan soal kehadiran penonton dalam PON dan Peparnas Papua baru akan diputuskan oleh Joko Widodo Presiden pada September mendatang.(ant/iss/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
27o
Kurs