Minggu, 21 Juli 2024

PB ESI Berencana Membentuk Akademi dan Ekstrakurikuler Esport

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ilustrasi Esport. Foto: dok. suarasurabaya.net

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) berencana membentuk akademi dan menjalankan ekstrakurikuler esport sebagai upaya pembinaan talenta esport dalam rangka mengembangkan ekosistem esport di Tanah Air.

“Ke depan kami akan membentuk akademi dan ekstrakurikuler esport yang didukung esport club. Kami harap ini bisa berkembang baik dan bisa membangun pendidikan pelatihan sedemikian rupa,” ujar Bambang Sunarwibowo Ketua Harian PB ESI.

Dia menyatakan itu dalam konferensi pers secara virtual menjelang kick off Piala Presiden Esports 2021, sebagaimana dikutip Antara, Sabtu (9/10/2021).

Bambang mengatakan, program-program itu dibutuhkan untuk mengembangkan ekosistem esport. Tidak hanya atlet, tetapi juga wasit, pelatih, caster, content creator, sampai streamer.

Menurutnya, pengembangan talenta esport ini berpotensi ekonomi cukup besar. Terutama, dalam hal kontribusi terhadap ekonomi negara di kondisi pandemi.

Potensi gamers di Indonesia, kata Bambang, saat ini mencapai 118 juta orang. Sebanyak 44,2 juta di antaranya adalah pemain esport. Dia berharap angka itu bisa berdampak terhadap pengembangan olahraga digital di Indonesia.

PB ESI telah membentuk organisasi di 34 provinsi dan membentuk pengurus di 498 kabupaten dan kota. Langkah strategis selanjutnya, kata dia, membuat regulasi penyelenggaraan esport di Indonesia agar berjalan baik dan saling melindungi.

Karena itu, PB ESI telah mengeluarkan regulasi sejak awal 2021 lalu berkaitan pembinaan dan pengembangan atlet esport, serta ekosistem yang ada di dalamnya.

Tidak hanya itu, ujar Bambang, PB ESI juga sudah menyiapkan program-program untuk menyelenggarakan kompetisi maupun turnamen skala provinsi dan nasional.

Juga dalam hal keikutsertaan dalam kompetisi maupun ajang perlombaan internasional. Termasuk di dalamnya menyiapkan berbagai turnamen berjenjang dalam waktu dekat ini.

“Kami akan menyelenggarakan pertandingan esport pelajar November ini. Lalu 2022 nanti kami juga akan menggelar berbagai event atau liga. Seperti Piala Mahasiswa, kemudian ESI Cup liga 2, Liga 1, Piala Pelajar Season 3, Pelatnas Asian Games, juga Asian Games 2022,” kata Bambang.

“Kemudian juga kita juga merencanakan agenda Esport Award dan Pekan Esport Nasional, sehingga pertandingan-pertandingan ini apabila diselenggarakan secara terus menerus, secara konsisten maka pengembangan esport di Indonesia, dan game yang ada di Indonesia akan maju pesat,” ujar Bambang.(ant/den)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
29o
Kurs