Rabu, 1 Februari 2023

FIFA dan IOC Yakin Olahraga Bisa Jadi Jalan Mewujudkan Perdamaian Dunia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Gianni Infantino Presiden FIFA menyampaikan pandangannya dalam sesi makan siang bersama pemimpin negara G20, Selasa (15/11/2022), di Nusa Dua, Bali. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden RI menjamu makan siang seluruh pemimpin negara G20 dan organisasi internasional yang hadir pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20), di Rumah Bambu, Ocean Front Lawn, Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Kabupatan Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).

Setibanya di lokasi, Jokowi berbincang bersama sejumlah pemimpin negara, antara lain Mohammed bin Salman Perdana Menteri (PM) Arab Saudi, Mohamed Bin Zayed Al Nahyan Presiden Uni Emirat Arab, Olaf Scholz Kanselir Jerman, dan Recep Tayyip Erdogan Presiden Turki.

Pada kesempatan itu, Presiden Indonesia mengundang Thomas Bach Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), dan Gianni Infantino Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk menyampaikan pandangannya.

“Pada santap siang ini saya mempunyai dua tamu yang saya undang dapat berbicara. Pertama, Presiden IOC Bapak Thomas Bach, dan yang kedua Presiden FIFA Bapak Gianni Infantino,” ujar Jokowi.

Dalam pidatonya, Thomas Bach Presiden IOC mengapresiasi tema KTT G20 yang diusung Indonesia yaitu Recover Together, Recover Stonger.

“Saya mengapresiasi Presiden Joko Widodo karena memilih tema KTT G20 recover together, recover stronger yang sempurna dirangkum dengan moto olimpiade baru kami yaitu lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat bersama,” ucapnya.

Kemudian Bach meminta para pemimpin G20 memberikan kesempatan kepada IOC untuk berkontribusi mewujudkan perdamaian, dan saling pengertian melalui olahraga.

“Dukung otonomi olahraga seperti Anda mendukung begitu banyak resolusi dan deklarasi PBB. Tidak banyak kesempatan di mana semua umat manusia dapat mengesampingkan perbedaan kita dan bersatu dalam damai,” paparnya.

Sementara itu, Gianni Infantino Presiden FIFA meminta kepada para pemimpin dunia untuk memikirkan opsi gencatan senjata, sebagai langkah awal perdamaian selama satu bulan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.

“Anda adalah pemimpin dunia. Anda memiliki kemampuan untuk mempengaruhi inti sejarah,” ucapnya.

Gianni juga mengajak para pemimpin dunia mengambil kesempatan itu untuk mengakhiri semua konflik yang sedang melanda dunia.

“Sepak bola dan Piala Dunia semuanya bingkai. Anda dan dunia adalah platform unik persatuan dan perdamaian di seluruh dunia,” tegasnya.

Selepas jamuan makan siang, Jokowi Presiden RI bersama para pemimpin negara G20 dan tamu undangan melakukan sesi foto bersama.(rid)

Berita Terkait