Minggu, 29 Januari 2023

Kompolnas Minta Pemkab Malang Perbaiki Fasilitas dan Keamanan Stadion Kanjuruhan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Albertus Wahyu Rudanto Komisioner Kompolnas (dua dari kiri) saat meninjau secara langsung Stadion Kanjuruhan Malang, pada Selasa (4/10/2022). Foto: Istimewa

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperbaiki fasilitas dan keamanan yang ada di Stadion Kanjuruhan.

Albertus Wahyu Rudanto Komisioner Kompolnas, yang melakukan peninjauan secara langsung, mengakui akses keluar stadion Kanjuruhan sulit.

“Kami minta perbaikan bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal fasilitas,” ucapnya saat berada di Stadion Kanjuruhan Malang, pada Selasa (4/10/2022).

Dalam peninjauannya, ia juga mengetahui bahwa tidak ada pengamanan untuk suporter yang keluar saat terjadi tragedi di stadion tersebut.

“Intinya kami minta fasilitas Stadion Kanjuruhan diperbaiki. Karena pengamanan escape-nya tidak ada. Ini keadaan normal pun berdesakan apalagi saat pertandingan seperti kemarin,” ucapnya.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober seusai Arema mengalami kekalahan saat melawan Persebaya Surabaya itu, menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Dalam waktu yang sama, petugas keamanan melakukan upaya untuk mencegah adanya kekerasan dan kerusakan yang ada di Stadion Kanjuruhan.

Namun, peristiwa itu justru mengakibatkan banyak suporter Arema FC yang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia.

Akibat tragedi itu, Dedi Prasetyo Kadiv Humas Polri mengatakan, sebanyak 125 orang dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan, jumlah korban yang mengalami luka ringan sebanyak 406 orang, luka sedang sebanyak 30 orang, dan yang mengalami luka berat sebanyak 29 orang.

Namun data terbaru korban meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur bertambah enam orang, sehingga total korban menjadi 131 dari sebelumnya 125 orang, per hari Selasa (4/10/2022) pukul 10.00 WIB.

Penambahan data korban ini disampaikan oleh Zulham Akhmad Mubarrok Penanggung Jawab Datayang diolah dari berbagai sumber di antaranya Biddokkes Polda Jatim Penanggungjawab Data, RSSA Saiful Anwar, Dinkes Kabupaten Malang, Polres Malang, Crisis Center Kota Malang, LPBI NU Kab Malang dan Relawan Milenial Utas. (ris/dfn/ipg)

Berita Terkait