Minggu, 3 Maret 2024

Timnas Triatlon Indonesia Waspadai Dua Atlet Naturalisasi Kamboja

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Sejumlah atlet berenang saat mengikuti Triathlon Ironman 70.3 Lombok di Pantai Holiday Resort Lombok Mangsit, Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Sabtu (8/10/2022). Foto: Antara

Dika Chrisna Irzandi Manajer Timnas Triatlon Indonesia mengatakan peta persaingan pada SEA Games 2023 Kamboja makin sengit dengan adanya dua atlet naturalisasi dari kubu tuan rumah.

Menurutnya, Kamboja telah merekrut dua atlet baru asal Prancis yang telah pindah kewarganegaraan untuk tampil pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara edisi ke-32 tersebut.

Mereka adalah atlet putra Mickael Choumond berusia 33 tahun dan atlet putri Margot Garabedian yang saat ini berusia 28 tahun.

“Mereka baru dinaturalisasi. Choumond menjadi warga negara Kamboja pada November 2022. Sedangkan Garabedian lebih baru lagi pada Maret tahun ini. Mereka akan bersaing, tapi untuk nomor apa yang akan mereka ikuti, kami juga belum tahu,” kata Dika, Senin (1/5/2023).

Selain tuan rumah, Dika juga menyebut lawan yang perlu diwaspadai datang dari Filipina dan Vietnam yang pada SEA 2021 tahun lalu di Vietnam, mendominasi medali emas baik pada nomor triatlon maupun duatlon.

Pada nomor triatlon, Filipina menyapu bersih melalui Fernando Jose Casares pada sektor putra dan Kim Mangrobang untuk putri yang juga menyabet emas pada nomor duatlon putri. Sedangkan atlet Vietnam yang menyabet emas adalah Pham Tien San untuk duatlon putra.

Meski begitu, Dika mengatakan kondisi tersebut tidak membuat nyali Merah Putih ciut. Dia optimistis atlet Indonesia mampu bersaing dan mencapai target yakni meraih dua emas, empat perak, dan empat perunggu.

Melansir dari Antara, Skuad Merah Putih menurunkan 10 atlet dengan masing-masing lima putra dan putri. Mereka akan bersaing pada tujuh nomor perlombaan yakni triatlon putra dan putri, duatlon putra dan putri, aquatlon putra dan putri, serta estafet campuran.

Perlombaan cabang triatlon dimulai pada 6 hingga 8 Mei di Kep, Kamboja. Skuad Merah Putih pun telah bertolak ke Kamboja pada Senin (1/5/2023) dini hari tadi.

“Ada sekitar lima hari untuk aklimatisasi. Sebenarnya lebih singkat dari tahun lalu yang ketika itu kami sepekan sebelum lomba sudah berada di Vietnam,” kata Dika.

Terkait cuaca di Kamboja, menurut Dika tak ada kendala. Sebelumnya atlet juga sudah melakukan berbagai persiapan termasuk simulasi lomba di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta. Semua atlet siap tempur.

Adapun beberapa atlet akan turun di dua nomor perlombaan seperti Zahra Bulan Aprillia Putri yang bersaing pada nomor triatlon dan duatlon putri, serta Rashif Amila Yaqin untuk triatlon dan duatlon putra.

Sisanya, Jauhari Johan (duatlon putra), Binta Erlen Salsabela (aquatlon putri), Dea Salsabila Putri (aquatlon putri), Renata Berliana Aditya (triatlon putri), Aryandra Fauzi Mauludin (aquatlon putra), Aloysius Reckyardo Mardian (triatlon putra), Maharani Azhri Wahyuningtyas (duatlon putri), dan Sedilta Pilon Nubatonis (duatlon putra).(ant/abd/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
27o
Kurs