“Sepak bola merupakan olahraga nomor satu di Indonesia, tapi harus diakui kita masih lemah pada sistem pembinaan usia muda. Ini yang ingin terus pelajari dan tiru dari apa yang sudah berhasil di Belanda,” ujar Erick.
Erick menilai Ajax memiliki filosofi pembinaan yang telah terbukti sehingga pengalaman klub tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelatih dan talenta sepak bola Indonesia.
“Karena itu, kami bangga menjalani kerja sama ini dengan Ajax, klub besar yang memiliki filosofi pembinaan yang telah terbukti dan hubungan historis yang istimewa dengan Indonesia. Dengan pengetahuan dan pengalaman Ajax, kami dapat mengambil langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelatih dan talenta sepak bola Indonesia,” katanya. (saf/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

