Rabu, 28 Oktober 2026

Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup, Kalah Penalti dari Klub Divisi Empat Fleetwood Town

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Jurrien Timber pemain Arsenal dan Ched Evans penggawa Fleetwood Town berebut bola selama pertandingan di Highbury Stadium pada Rabu (28/10/2026). Foto: AFP

Arsenal juara bertahan Premier League tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah dramatis dari klub divisi empat Liga Inggris, Fleetwood Town, melalui adu penalti pada Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.

Pertandingan yang berlangsung di Highbury Stadium itu berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal. Fleetwood kemudian memastikan kemenangan 5-3 dalam adu penalti setelah Jay Lynch kiper menggagalkan tendangan Bruno Guimaraes.

Conor Haughey bek muda Fleetwood menjadi penentu kemenangan setelah sukses mengeksekusi penalti terakhir dan memicu perayaan besar para pendukung tuan rumah.

“Entahlah, saya hanya memilih sudut dan menendangnya! Ke pojok atas, lalu berlari,” kata Haughey kepada Sky Sports.

“Kami baru saja mengalahkan juara Premier League. Ini menunjukkan betapa bagusnya tim ini,” ujarnya.

Hasil tersebut mencatatkan sejarah karena untuk pertama kalinya juara bertahan Premier League disingkirkan klub kasta keempat dalam kompetisi Piala Liga Inggris. Kedua tim terpaut 84 posisi dalam piramida sepak bola Inggris.

Matt Lawlor manajer Fleetwood Town mengaku sulit mempercayai kemenangan timnya. Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu malam terbesar dalam sejarah klub, terutama karena mereka mampu menaklukkan juara bertahan Premier League.

“Saya tidak percaya. Ini malam terbesar dalam sejarah klub jika melihat lawan yang datang ke kota kami, dan entah bagaimana kami berhasil mengalahkan sang juara,” kata Lawlor kepada Sky Sports.

Fleetwood, yang menempati peringkat ke-18 League Two, tampil berani menghadapi Arsenal. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui Aaron Loupalo-Bi, pemain pinjaman dari Fulham, saat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan.

Arsenal tidak menurunkan seluruh pemain terbaiknya. Sejumlah pemain utama, termasuk Declan Rice, Gabriel, dan David Raya, absen.

Namun, Mikel Arteta manajer Arsenal tetap menurunkan sejumlah pemain berpengalaman dan berstatus pemain internasional.

Tertinggal satu gol, Arteta memasukkan Martin Odegaard pada awal babak kedua. Pergantian itu membuat permainan Arsenal membaik. Viktor Gyökeres kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-50, sekaligus mencetak gol pertamanya musim ini.

Arsenal terus meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan, tetapi tidak mampu memaksimalkan peluang yang tercipta. Situasi mereka semakin sulit setelah pemain muda Max Dowman menerima kartu merah lima menit sebelum waktu normal berakhir.

Jay Lynch kiper Fleetwood juga berperan penting dalam mempertahankan hasil imbang. Ia melakukan penyelamatan krusial terhadap peluang Ben White dan Odegaard sebelum pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, seluruh penendang Fleetwood berhasil menjalankan tugasnya. Sebaliknya, kegagalan Guimarães menjadi titik balik yang membuka jalan bagi kemenangan klub kasta keempat tersebut.

Arteta menyebut kekalahan itu sebagai hari yang menyedihkan bagi Arsenal. Meski demikian, ia tidak menyalahkan sikap maupun usaha para pemainnya.

“Saya tidak bisa menyalahkan sikap para pemain. Saya tidak melihat ada pemain yang tidak melakukan apa yang dibutuhkan pada level ini. Namun, kami terlalu banyak menguasai bola, menciptakan banyak peluang dan melepaskan banyak tembakan,” kata Arteta.

“Jika ingin memiliki keunggulan yang lebih besar daripada harus menjalani adu penalti, kami harus memanfaatkan peluang tersebut. Kami tidak melakukannya, dan sepak bola memang seperti itu,” lanjutnya.

Kemenangan ini mengantarkan Fleetwood ke perempat final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Lynch mengungkapkan bahwa timnya terinspirasi oleh keberhasilan Grimsby Town, sesama klub kasta keempat, yang menyingkirkan Manchester United pada kompetisi musim sebelumnya.

Bagi Arsenal, kekalahan ini memperpanjang catatan tersingkir dari klub kasta keempat dalam dua pertemuan terakhir mereka di Carabao Cup. Sebelumnya, Arsenal kalah dari Bradford City melalui adu penalti pada perempat final musim 2012/2013. (saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2026
31o
Kurs