Karena itu, 13 catatan medali tersebut tidak menunjukkan jumlah nomor perlombaan berbeda yang menghasilkan medali.
Selain enam atlet peraih medali, tiga atlet Jatim lainnya turut memperkuat Kontingen Indonesia, yakni Firza Faturrahman Listianto dari para atletik, Ubaidillah Amsyar Juba dari para renang, serta Ria Yuliati dari para taekwondo. Ketiganya belum meraih medali dalam ajang tersebut.
Imam menegaskan, penghargaan terhadap atlet tidak semestinya hanya didasarkan pada keberhasilan meraih medali. Menurutnya, kesempatan bertanding di tingkat Asia juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan pengalaman atlet.
“Medali memang menjadi ukuran prestasi, tetapi bukan satu-satunya ukuran pengabdian seorang atlet. Mereka yang belum naik podium tetap telah melewati proses panjang untuk memperoleh kepercayaan mengenakan seragam Indonesia dan bersaing dengan atlet terbaik Asia. Hasil perlombaan boleh berbeda, tetapi kehormatan mewakili Merah Putih tidak pernah berbeda,” ujar Imam.
Kontribusi Jawa Timur juga hadir melalui kepelatihan. Imam Kuncoro yang tergabung dalam tim para judo Indonesia turut mendampingi atlet pada penyelenggaraan tersebut.
NOW ON AIR SSFM 100

