Atlet binaannya mencatatkan satu medali perak dan dua perunggu. Perolehan itu merupakan kontribusi kepelatihan dan tidak dimasukkan dalam penghitungan 13 catatan medali individual atlet Jatim.
NPCI Jawa Timur menjadikan hasil Asian Para Games 2026 sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan berkelanjutan.
Upaya tersebut mencakup pengembangan atlet usia muda, peningkatan kualitas pelatih, kesinambungan kompetisi, serta penyediaan sarana dan prasarana latihan yang aksesibel.
Roy mengatakan, keberhasilan atlet Jatim bersaing di tingkat internasional harus diikuti regenerasi agar prestasi Indonesia dapat dipertahankan.
“Kontribusi atlet Jawa Timur di Asian Para Games membuktikan bahwa daerah memiliki potensi untuk bersaing di tingkat internasional. Tantangannya bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi memastikan regenerasi melalui talent scouting yang sistematis, pembinaan berjenjang, dan kompetisi yang berkesinambungan. Jawa Timur tidak boleh hanya mengandalkan atlet yang sudah berprestasi, tetapi harus terus menyiapkan atlet berikutnya untuk memperkuat Indonesia,” kata Roy.
NOW ON AIR SSFM 100

