“Latihan dan pertandingan adalah dua hal yang berbeda. Dalam pertandingan kami ingin melihat penerapan prinsip-prinsip taktik yang selama ini kami latih, mulai dari transisi menyerang, transisi bertahan, organisasi permainan hingga reaksi pemain ketika kehilangan atau menguasai bola,” ujar Tavares.
Selama sepekan terakhir, Persebaya menjalani program latihan yang menitikberatkan pada peningkatan kondisi fisik, teknik, serta pemahaman taktik. Tim pelatih juga terus mempercepat proses adaptasi para pemain baru agar dapat menyatu dengan sistem permainan yang diinginkan.
Menurut Tavares, seluruh materi latihan tersebut baru bisa dinilai secara objektif ketika diterapkan dalam pertandingan.
“Bagi saya, latihan hanyalah proses. Evaluasi sesungguhnya ada di pertandingan. Dari sana kami bisa melihat sejauh mana perkembangan tim,” katanya.
Meski masih berada dalam fase pramusim, pelatih berusia 46 tahun itu tetap menginginkan Persebaya tampil dengan identitas permainan yang kuat.

NOW ON AIR SSFM 100

