Minggu, 27 September 2026

IPSI Banyuwangi Fokus Pembinaan Berkelanjutan untuk Prestasi Nasional

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Para atlet yang berpartisipasi pada kategori tanding pada ajang Piala Wali Kota Surabaya cabang olahraga pencak silat, Sabtu (23/5/2026). Foto: Dokumen suarasurabaya.net

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banyuwangi memperkuat program pembinaan atlet sebagai langkah meningkatkan prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.

Ahmad Syifa Nailul Wafar Ketua Pengcab IPSI Banyuwangi periode 2026–2030 mengatakan, peningkatan prestasi atlet menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan yang baru. Untuk mendukung target tersebut, IPSI Banyuwangi akan memperkuat koordinasi antarperguruan sekaligus membangun sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Selain pembinaan atlet, pihaknya akan menggelar kegiatan anjangsana rutin ke seluruh perguruan pencak silat di Banyuwangi. Program tersebut ditujukan untuk mempererat komunikasi antarperguruan sekaligus menjaga soliditas organisasi.

“Tiap bulan kami akan berkeliling ke antarperguruan untuk melaksanakan konsolidasi sesama pengurus. Pastinya ini untuk menjaga kondusivitas di Kabupaten Banyuwangi. Dengan banyaknya bertemu dan ngopi bareng, kami yakin kondusivitas itu akan terwujud,” ujar Gus Syifa, sapaan akrabnya, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, hubungan yang harmonis antarperguruan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pembinaan yang kondusif sehingga para atlet dapat berkembang dan berprestasi di berbagai kejuaraan.

Sementara itu, Bambang Haryo Soekartono Ketua IPSI Jawa Timur meminta kepengurusan baru IPSI Banyuwangi segera menjalankan program pembinaan untuk meningkatkan kualitas atlet pencak silat Banyuwangi. Menurutnya, prestasi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

“Kami berharap tidak terjadi bentrok atau apa pun yang bisa mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Terlebih karena ini adalah wilayah pariwisata, jangan sampai dijauhi oleh wisatawan karena hal-hal seperti itu,” katanya.

Bambang juga mengajak seluruh insan pencak silat bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan daerah.

“Insan pesilat yang jumlahnya sekitar 20 persen dari total penduduk Kabupaten Banyuwangi ini bisa ikut menjaga iklim kondusif bersama TNI dan Polri,” ujar Bambang Haryo. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Minggu, 27 September 2026
27o
Kurs