Jumat, 17 Juli 2026

Jatim Dorong Selam Masuk Popnas Setelah Resmi Dipertandingkan di Popda

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilusrasi - Pengprov POSSI Jawa Timur (Jatim) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming 2025 di Kolam Renang Gajayana, Kota Malang pada 2-4 Mei. Foto: Humas POSSI Jatim

Cabang olahraga selam resmi masuk dalam daftar pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Ngawi.

Pengprov POSSI Jatim berharap langkah ini menjadi pintu masuk agar selam, khususnya nomor finswimming, dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim telah menetapkan 31 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Popda mendatang.

Masuknya selam dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus memperluas jalur regenerasi atlet nasional.

Mirza Muttaqien Ketua Pengprov POSSI Jatim menilai, keberadaan selam dalam kompetisi pelajar memiliki peran besar dalam menemukan dan mengembangkan bibit atlet potensial sejak usia dini.

“Satu keputusan yang sangat luar biasa yang dibuat oleh Pemprov maupun Dispora Jatim. Saat ini terdapat 27 pengurus POSSI kabupaten/kota di Jawa Timur dengan sekitar 600 atlet yang tercatat. Meskipun setiap tahun ada atlet yang tidak melanjutkan, setiap tahun juga muncul atlet-atlet baru,” ujar Mirza, Kamis (16/7/2026).

Pada Popda Jatim 2026, selam akan dipertandingkan bersama sejumlah cabang olahraga lain seperti angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli indoor, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, kempo, mixed martial arts (MMA), menembak, panahan, petanque, pencak silat, sepak bola, ski air, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, woodball, senam, wushu, renang, panjat tebing, sepak takraw, voli pantai, dan berkuda.

Mirza menilai semakin banyak kompetisi yang tersedia akan semakin baik bagi perkembangan atlet. “Semakin banyak kejuaraan tentu semakin baik karena atlet memiliki kesempatan lebih luas untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” katanya.

Cabang olahraga selam sendiri menjadi salah satu kekuatan utama Jatim dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Kontingen Jatim berhasil mencatatkan prestasi sebagai juara umum cabang olahraga selam dalam tiga edisi PON secara beruntun, yakni PON XIX Jawa Barat 2016, PON XX Papua 2021, dan PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

“Hat-trick juara umum PON tidak mungkin dapat dipertahankan tanpa kaderisasi yang berjalan. Pembibitan atlet harus dimulai sejak usia dini karena di situlah lahir bibit-bibit atlet masa depan. Semakin banyak kejuaraan akan semakin baik, sebab latihan tanpa kompetisi tentu tidak cukup untuk mengembangkan kemampuan atlet,” ujarnya.

Setelah selam mendapat tempat di Popda Jatim, POSSI Jatim berharap cabang olahraga tersebut dapat memperoleh kesempatan tampil di Popnas.

Menurutnya, nomor finswimming memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena atlet Indonesia telah menunjukkan prestasi di tingkat internasional.

“Harapannya Dispora Jatim bersama provinsi lain dapat mengusulkan selam, khususnya finswimming, masuk dalam Popnas. Prestasi Indonesia di SEA Games cukup menggembirakan dan hal itu bisa semakin meningkatkan daya saing olahraga selam Indonesia di tingkat internasional. Jawa Timur tentu bangga dapat menjadi bagian dari prestasi tersebut,” tutur Mirza. (saf)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 17 Juli 2026
24o
Kurs