“Rencana yang diajukan sangat menyinggung banyak orang di dunia sepak bola. Tidak bisa kemudian kita hanya melanjutkan semuanya seolah tidak pernah terjadi. Itu bukan sesuatu yang dapat diterima,” ujarnya dilansir dari ESPN.
Sebelumnya, FIFA menarik kembali rencana pembentukan anak perusahaan komersial yang akan mengelola turnamen-turnamen utamanya, termasuk Piala Dunia, sekaligus membuka peluang penjualan sebagian keuntungan kepada investor swasta. Langkah itu dibatalkan pada Jumat setelah mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi.
Penolakan paling tegas datang dari UEFA. Organisasi yang membawahi sepak bola Eropa itu menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan FIFA dan membuka peluang untuk mendukung perubahan di level tertinggi organisasi tersebut.
UEFA juga menyatakan akan bekerja sama dengan konfederasi lain untuk memastikan rencana serupa tidak kembali muncul di masa mendatang.
“Tidak ada opsi yang boleh dikesampingkan,” demikian pernyataan UEFA.

NOW ON AIR SSFM 100

