Meski belum ingin melihat terlalu jauh, Mika memiliki target untuk mengakhiri turnamen ITF Widjojo Soejono dengan gelar juara.
Target tersebut, lanjut dia, tidak lepas dari pengalaman tahun sebelumnya yang pernah melaju hingga partai final turnamen serupa ketika tampil di Vietnam. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dari petenis asal Singapura.
Ia menyebut, pengalaman itu menjadi modal penting bagi dirinya untuk kembali mengejar pencapaian terbaik tahun ini.
Dengan dua kemenangan awal, ia berambisi menjaga konsistensi permainan untuk melangkah lebih jauh. Namun, ia juga memilih tetap tenang dan tidak terbebani dengan target tersebut.
Secara keseluruhan, ia mengaku telah melakukan persiapan selama sekitar satu hingga dua bulan khusus untuk menghadapi persaingan di ITF Widjojo Soejono 2026. (ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

