Jumat, 23 Oktober 2026

Kalah dari PSM dan Dua Kali Gagal Penalti, Tavares Sebut Persebaya Kurang Beruntung

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya saat memberi instruksi timnya. Foto: Persebaya

Bernardo Tavares Pelatih Persebaya menyebut timnya kurang beruntung saat menelan kekalahan 0-1 dari PSM Makassar, akibat gol bunuh diri dan dua kegagalan penalti yang membuat Green Force pulang dengan tangan hampa dari Stadion B. J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026).

Tavares mengaku kecewa karena timnya gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, terutama saat mendapat hadiah penalti pada masa injury time.

“Terkadang, ada pertandingan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Hari ini, kami kurang beruntung. Kami kehilangan tiga poin dan tentu sangat kecewa dengan hasil ini,” ujar Tavares dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Kekalahan Persebaya ini ditentukan lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74. Bek Green Force itu salah mengantisipasi umpan silang pemain PSM, hingga bola masuk ke gawang sendiri yang dijaga Reza Arya.

Tavares menilai gol itu tidak lahir dari peluang yang berhasil diciptakan PSM melalui serangannya sendiri. “Lawan tidak berhasil mencetak gol melalui peluang mereka sendiri. Namun, gol yang tercipta justru berasal dari pemain kami sendiri,” tuturnya.

Tavares mengatakan, Persebaya langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, upaya tersebut belum efektif meski Persebaya mencatatkan delapan tembakan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang.

Peluang terbesar untuk menyelamatkan satu poin datang pada masa injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah Risto Mitrevski dilanggar di kotak penalti. Insiden tersebut lebih dulu ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR).

Alex Martins yang dipercaya menjadi eksekutor gagal mencetak gol pada kesempatan pertama karena tendangannya mampu dibaca kiper PSM. Wasit kemudian memutuskan penalti harus diulang karena penjaga gawang tuan rumah dinilai bergerak lebih dahulu sebelum tendangan dilakukan.

Namun, kesempatan kedua kembali gagal dimanfaatkan. Sepakan Alex sekali lagi berhasil diantisipasi kiper PSM sehingga peluang Persebaya untuk menyamakan kedudukan pun terbuang. “Kami juga mendapatkan kesempatan melalui tendangan penalti, tetapi sayangnya gagal mencetak gol,” ujarnya.

Tavares meminta timnya segera mengevaluasi kekurangan, terutama dalam menjaga konsentrasi di lini pertahanan dan memaksimalkan peluang, agar bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

“Kami tidak bisa lagi mengubah apa yang sudah terjadi dalam pertandingan ini. Yang bisa kami lakukan adalah mengevaluasi kekurangan dan berusaha tampil lebih baik pada laga selanjutnya,” pungkasnya.(ris/bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Jumat, 23 Oktober 2026
34o
Kurs