“Kami tahu harus berkembang sedikit demi sedikit. Tentu kami ingin memenangkan pertandingan pertama, tetapi ini memang sebuah proses. Kami sudah merencanakan agar mencapai momen-momen penting dalam kondisi terbaik. Saat ini kami berada dalam kondisi yang sangat baik dan dari sisi kualitas permainan, kami telah mencapai puncak performa,” ujar De la Fuente dilansir dari ESPN.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga menyebut kemenangan atas Prancis semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemainnya. Bahkan, ia menilai Spanyol kini memiliki mentalitas sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan.
“Kami merasa sulit dikalahkan. Mereka menghadapi tim terbaik di dunia. Para pemain pantas mendapatkan semua pujian karena setiap hari mereka menunjukkan komitmen, pengorbanan, solidaritas, dan kualitas. Menyaksikan mereka bermain adalah sesuatu yang luar biasa. Apa yang terlihat sulit mampu mereka buat menjadi mudah,” katanya.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 37 pertandingan. Rekor itu menyamai pencapaian terbaik negara Eropa di sepak bola internasional putra yang sebelumnya dibukukan Italia pada periode 2018 hingga 2021.
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 sempat diragukan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup.

NOW ON AIR SSFM 100

