Rabu, 15 Juli 2026

Luis de la Fuente Sebut Spanyol Sedang di Puncak Performa Jelang Final Piala Dunia 2026

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Spanyol menang 2-0 atas Prancis pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, dan lolos ke final Piala Dunia 2026. Foto: FIFA

Luis de la Fuente pelatih tim nasional Spanyol menilai timnya sedang berada di puncak performa menjelang final Piala Dunia 2026. Keyakinan itu disampaikan setelah La Roja mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 dalam semifinal pada Rabu (14/7/2026).

Kemenangan tersebut memastikan Spanyol melangkah ke partai puncak dan akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris.

Dua gol kemenangan Spanyol dicetak Mikel Oyarzabal melalui eksekusi penalti pada babak pertama dan Pedro Porro setelah turun minum.

La Roja tampil dominan sepanjang pertandingan sehingga mampu menghentikan langkah Prancis yang sebelumnya dijagokan menjadi salah satu kandidat juara.

De la Fuente mengatakan, performa anak asuhnya terus meningkat sejak awal turnamen hingga akhirnya mencapai level terbaik pada fase penentuan.

“Kami tahu harus berkembang sedikit demi sedikit. Tentu kami ingin memenangkan pertandingan pertama, tetapi ini memang sebuah proses. Kami sudah merencanakan agar mencapai momen-momen penting dalam kondisi terbaik. Saat ini kami berada dalam kondisi yang sangat baik dan dari sisi kualitas permainan, kami telah mencapai puncak performa,” ujar De la Fuente dilansir dari ESPN.

Pelatih berusia 65 tahun itu juga menyebut kemenangan atas Prancis semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemainnya. Bahkan, ia menilai Spanyol kini memiliki mentalitas sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan.

“Kami merasa sulit dikalahkan. Mereka menghadapi tim terbaik di dunia. Para pemain pantas mendapatkan semua pujian karena setiap hari mereka menunjukkan komitmen, pengorbanan, solidaritas, dan kualitas. Menyaksikan mereka bermain adalah sesuatu yang luar biasa. Apa yang terlihat sulit mampu mereka buat menjadi mudah,” katanya.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 37 pertandingan. Rekor itu menyamai pencapaian terbaik negara Eropa di sepak bola internasional putra yang sebelumnya dibukukan Italia pada periode 2018 hingga 2021.

Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 sempat diragukan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup.

Namun, mereka berhasil bangkit pada babak gugur dengan menyingkirkan Portugal, Belgia, dan Prancis, serta hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan tersebut.

Kini, Spanyol tinggal menunggu lawan di final yang akan berlangsung di New York. Jika menghadapi Argentina, laga tersebut akan mempertemukan juara bertahan Piala Dunia dengan juara bertahan Eropa. Sementara jika bertemu Inggris, Spanyol akan mengulang duel final Euro 2024.

Meski demikian, De la Fuente menegaskan timnya tidak memiliki preferensi terhadap calon lawan di final.

“Saat ini kami tidak memilih siapa lawannya. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Saya akan senang menghadapi Argentina karena saya berteman dekat dengan Lionel Scaloni. Namun, saya juga sangat menyukai Inggris. Kami siap menyambut siapa pun,” ucapnya. (saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 15 Juli 2026
31o
Kurs