Rabu, 17 Juni 2026

Pemkot Surabaya Optimistis Surabaya Marathon 2026 Geliatkan Ekonomi

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat sambutan di konferensi pers Surabaya Marathon 2026 di Balai Kota, Rabu (17/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan event Surabaya Marathon 2 Agustus 2026 menggeliatkan ekonomi setelah sempat berhenti karena Pandemi Covid-19.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, event “Le Minerale Surabaya Marathon 2026” yang diinisiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur menargetkan partisipasi 10.000 peserta. Gelaran itu akan jadi momen kebangkitan sport tourism.

“Ini adalah ikonnya Kota Surabaya sejak tahun 2018 yang sempat berhenti karena pandemi Covid-19. Maka, kita mulai lagi di tahun 2026 ini,” ujarnya usai Press Conference di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/6/2026).

Selain itu, menggeliatnya ekonomi di Surabaya bisa dengan cara mendorong peserta berbelanja menggunakan medali.

“Target perputaran ekonomi kali ini berbeda dan jauh lebih besar dibanding tahun 2018 yang lalu. Nanti medalinya bisa ditunjukkan untuk mendapatkan potongan harga pusat perbelanjaan di titik tertentu, tempat makan, dan hotel. Jadi, peserta bisa keliling Surabaya dan menikmati diskon lewat medali tersebut,” jelasnya lagi.

Dengan konsep City Run, sepanjang rute, akan melewati 10 situs bersejarah Kota Surabaya. Misalnya Balai Pemuda, Balai Kota Surabaya, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Kawasan Kota Lama hingga Bundaran Hotel Majapahit.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya ini adalah Kota Pejuang. Lewat rute ini, wisatawan dan pelari bisa berolahraga sekaligus mengenal situs-situs sejarah kita,” tambahnya.

Terkait manajemen jalan, Pemkot Surabaya bersama APPBI Jatim saat ini tengah berkordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Rencananya, akan ada sekitar 11 hingga 12 ruas jalan yang akan disterilkan atau dilakukan rekayasa lalu lintas.

“Melalui maraton ini, kita mengenalkan Surabaya ke seluruh dunia. Jika wisatawan datang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat. Uang berputar untuk warga, sehingga program sekolah gratis, kesehatan gratis, dan pembangunan infrastruktur bisa terus berjalan,” paparnya.

Sementara itu, Sutandi Purnomosidi Ketua APPBI Jatim mengatakan, pihaknya optimistis angka 10.000 peserta akan terpenuhi, mengingat pada gelaran terakhir di tahun 2019 lalu, jumlah peserta sudah mencapai 5.200 orang. Pihak penyelenggara telah menyiapkan total hadiah senilai Rp800 juta.

“Rute tahun ini dirancang sedemikian rupa agar para peserta dapat menikmati keindahan estetika dan bangunan bersejarah (historical bangunan) di Kota Surabaya, mulai dari kategori Fun Run hingga Full Marathon,” terangnya.

Ada 4 pilihan rute, yaitu 5K, 10K, Half Marathon 21K, dan Full Marathon 42K. Minimal peserta berusia 13 tahun untuk kategori paling pendek, yakni 5K. Untuk rute lainnya minimal 17 tahun.

“Tim medis akan berkolaborasi penuh dengan Pemkot Surabaya dan disiagakan di berbagai titik rute demi mengantisipasi serta merespons cepat kondisi darurat para pelari di lapangan,” tandasnya. (lta/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 17 Juni 2026
28o
Kurs