Persebaya Surabaya mendapat dukungan dari 14 partner untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya klub memperkuat ekosistem bisnis sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan Bonek dan masyarakat Surabaya.
Belasan partner tersebut terdiri dari satu main partner, delapan official partners, dan lima supporting partners.
Kapal Api menjadi main partner Persebaya untuk musim 2026/2027. Sementara itu, jajaran official partners diisi Indomie, Extra Joss, Antangin, MPM Honda, Citicon, Bale by BTN, Implora, dan AZA.
Adapun lima supporting partners Persebaya musim ini adalah Nusaboard, Hope Physiotherapy, Mayapada Hospital, Nusanet, dan Nikon.
Azrul Ananda CEO Persebaya mengatakan, keberlanjutan kerja sama dari sejumlah partner menjadi salah satu indikator adanya kepercayaan terhadap manajemen klub dalam mengelola partnership.
Menurut Azrul, hubungan Persebaya dengan partner tidak semestinya hanya berorientasi pada penempatan logo di jersey atau kemunculan dalam konten digital.
Klub ingin kerja sama tersebut berkembang menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Bagi kami, partner bukan sekadar logo yang ditempel di jersey atau muncul di konten digital. Kami ingin partner benar-benar menjadi bagian dari ekosistem Persebaya,” kata Azrul di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8/2026).
Karena itu, Persebaya mendorong setiap kerja sama disertai berbagai bentuk aktivasi yang dapat berinteraksi langsung dengan komunitas suporter dan masyarakat.
“Kami selalu mendorong adanya aktivasi yang bisa bersentuhan langsung dengan Bonek dan masyarakat Surabaya melalui berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Azrul menilai pola partnership seperti itu dapat menciptakan manfaat yang lebih luas. Partner memperoleh akses terhadap komunitas Persebaya yang memiliki basis suporter kuat, sementara klub dan Bonek dapat memperoleh program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Semakin banyak partner yang mau terus bersama Persebaya menunjukkan bahwa ada kepercayaan yang harus kami jaga,” tutur Azrul.
Menurut dia, kepercayaan dari partner tidak cukup hanya diterjemahkan dalam bentuk exposure bagi merek. Persebaya juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kolaborasi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.
“Tugas kami adalah memastikan kepercayaan itu tidak hanya menghasilkan exposure, tetapi juga menghasilkan sesuatu yang nyata bagi partner, Bonek, dan masyarakat,” ujar Azrul. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

