Persebaya Surabaya meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027, setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam.
Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung tampil menekan. Francisco Rivera membuka peluang pada menit ke-4, tetapi sepakannya masih melambung di atas mistar gawang PSIM.
Tiga menit berselang, Miguel Pereira juga mendapat peluang dari jarak dekat. Namun, tendangannya masih mampu diamankan Cahya Supriadi kiper PSIM.
Persebaya terus berusaha membongkar pertahanan tim tamu. Pada menit ke-11, Miguel kembali mendapatkan ruang, tetapi bola kiriman yang terlalu deras membuat peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
PSIM juga beberapa kali mencoba memberikan tekanan. Namun, pertahanan Persebaya yang dikawal Yuran Fernandes tampil solid dan mampu meredam sejumlah serangan berbahaya lawan.
Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan berlangsung cukup alot. Kedua tim saling membongkar pertahanan, tetapi belum ada peluang yang benar-benar berujung gol.
Pada menit ke-28, umpan tarik Yann Mabella membuka peluang bagi Persebaya. Sayangnya, tidak ada pemain Green Force yang berhasil menyambut bola tersebut.
PSIM kemudian memiliki peluang melalui sepakan terarah pada menit ke-31. Beruntung, Ernando Ari mampu mengamankan bola dengan sigap.
Menjelang turun minum, Persebaya kembali mendapat peluang melalui aksi Catur Pamungkas dan Yann Mabella. Solo run Catur dilanjutkan gocekan Yann, tetapi upaya tersebut masih mampu dihentikan pemain PSIM.
Hingga babak pertama berakhir setelah tambahan waktu dua menit, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung melakukan dua pergantian pemain. rachmat Irianto dan Yann Mabella ditarik keluar, digantikan Toni Firmansyah dan Alex Martins.
PSIM sempat memberikan ancaman pada menit ke-48, tetapi Ernando Ari kembali mampu mengamankan gawang Persebaya.
Situasi kemudian berubah pada menit ke-49. PSIM harus bermain dengan 10 pemain setelah Adrian Purzycki gelandang asal Polandia mendapat kartu merah akibat pelanggaran terhadap Toni Firmansyah.
Unggul jumlah pemain membuat Persebaya semakin gencar menyerang. Tendangan bebas Risto Mitrevski pada menit ke-51 masih melambung di atas mistar.
PSIM mencoba menurunkan tempo permainan. Namun, Persebaya terus mencari celah untuk memecah kebuntuan.
Pada menit ke-61, Francisco Rivera kembali mendapat peluang emas melalui sepakan jarak jauh. Bola hanya melenceng tipis di sisi gawang PSIM.
Persebaya kemudian kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-62. Risto Mitrevski dan Ramadhan Sananta ditarik keluar, digantikan Gledson Paixao dan Saddil Ramdani.
Pada menit ke-65, Alex Martins nyaris membuka keunggulan. Sundulannya dari jarak dekat justru melebar dari sisi gawang PSIM.
Tiga menit berselang, Rivera kembali mendapat peluang dari jarak dekat. Namun, sepakannya lagi-lagi melebar.
Persebaya terus meningkatkan tekanan. Pada menit ke-74, crossing mendatar Jefferson Silva gagal dimaksimalkan Miguel Pereira.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-80. Alex Martins berhasil menjebol gawang PSIM melalui sundulan dari jarak dekat setelah menerima umpan manis dari Jefferson Silva.
Gol tersebut membawa Persebaya unggul 1-0 atas PSIM Yogyakarta menjelang babak kedua berakhir.
PSIM berusaha mencari gol penyeimbang di sisa pertandingan. Namun, tim asal Yogyakarta itu masih kesulitan memecahkan kebuntuan.
Memasuki menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu 5 menit.
Persebaya kemudian melakukan pergantian pemain. Catur Pamungkas ditarik keluar dan digantikan Syahrul Lasinari.
Memasuki menit 90+1, PSIM hampir mencetak gol penyeimbang. Namun, Ernando Ari tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan serangan berbahaya tim tamu.
Persebaya mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta sekaligus meraih tiga poin di laga kandang perdananya musim ini. (ris/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

