Elemen tersebut menjadi simbol pertemuan dua dunia yang selama ini kerap ditempatkan secara terpisah, yakni kecantikan perempuan dan kultur sepak bola.
Pertumbuhan jumlah suporter perempuan di stadion juga menjadi salah satu alasan kolaborasi tersebut relevan. Dalam tiga musim terakhir, proporsi penonton perempuan dalam pertandingan Persebaya disebut terus meningkat.
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak perempuan yang memilih hadir langsung ke stadion untuk mendukung Persebaya. Stadion tidak lagi menjadi ruang yang hanya identik dengan suporter laki-laki, tetapi semakin berkembang menjadi ruang bagi keluarga dan komunitas dengan latar belakang yang lebih beragam,” ujar Arthur Rusli Head of Business & Partnership DBL Indonesia.
Persebaya juga berupaya membangun pengalaman menonton yang lebih inklusif. Salah satunya dengan menyediakan tribun khusus keluarga yang memungkinkan keluarga, termasuk suporter perempuan dan anak-anak, menikmati pertandingan dalam ruang yang lebih sesuai bagi mereka.
Dalam konteks tersebut, kehadiran Implora di jersey Persebaya menjadi lebih dari sekadar penempatan logo sponsor. Kolaborasi itu merepresentasikan perubahan komposisi audiens sepak bola yang semakin beragam.

NOW ON AIR SSFM 100

