Kamis, 15 Oktober 2026

Persebaya Ungkap Kerugian Rp20 Miliar Akibat Pelanggaran dalam 9 Tahun

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Azrul Ananda CEO Persebaya Surabaya memberikan sambutan dalam acara launching tim di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8/2026) malam. Foto: Akira suarasurabaya.net

“Bonek adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Persebaya. Karena itu, yang ingin kami bangun bukan sekadar hubungan antara klub dan suporter, tetapi bagaimana kita bersama-sama memperbanyak kebaikan dan menghilangkan hal-hal yang merugikan Persebaya dan Surabaya,” kata Azrul.

Salah satu contoh yang disoroti adalah penggunaan flare di stadion. Pelanggaran tersebut dapat membuat klub menerima sanksi denda dengan nilai yang tidak sedikit.

Azrul menyebut denda paling ringan untuk pelanggaran flare dapat mencapai sekitar Rp50 juta. Nilai tersebut dinilai akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk kegiatan sosial maupun pengembangan sepak bola.

Persebaya bahkan membandingkan besaran denda itu dengan kebutuhan operasional Bonek Panti, komunitas suporter yang mengelola panti asuhan.

Dengan kebutuhan sekitar Rp13 juta per bulan, Rp50 juta setara dengan biaya operasional selama kurang lebih empat bulan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
24o
Kurs