Ia mencontohkan harga seporsi besar nasi goreng yang menurut pengalamannya hanya sekitar dua euro. Selain persoalan penghasilan, ia juga menikmati makanan lokal, iklim tropis, dan kehidupan masyarakat Jakarta.
Nainggolan mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Indonesia. Ia melihat orang-orang dari berbagai latar belakang ekonomi dapat berkumpul dan menikmati makanan di tempat yang sama, termasuk di warung sederhana.
Pengalaman tersebut membuat Indonesia bukan lagi sekadar negara asal ayahnya, melainkan tempat yang memiliki kenangan personal dan profesional baginya.
Bersama Bhayangkara FC, ia mencatatkan 10 penampilan dengan torehan satu gol dan tiga assist. Masa baktinya berakhir pada Juni 2024 setelah kontraknya selesai dan klub tersebut mengalami degradasi.
Pengalaman itu membuatnya kembali memikirkan pilihan yang diambil pada awal karier. Jika dahulu ia lebih mengenal Indonesia dan memahami peluang yang tersedia, menurutnya, jalan yang ditempuh mungkin akan berbeda.
“Saya sebenarnya bisa memiliki karier selama 15 tahun sebagai pemain tim nasional Indonesia,” ungkap Nainggolan dalam wawancara tersebut. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

