Sabtu, 25 Juli 2026

Reza Arya Pilih Persebaya Meski Diminati Lima Klub, Bidik Kembali ke Timnas Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Reza Arya Pratama menyambut positif persaingan di sektor penjaga gawang Persebaya Surabaya. Foto: Media Persebaya

Reza Arya Pratama penjaga gawang anyar Persebaya Surabaya mengungkapkan alasannya menerima pinangan Bajul Ijo meski mengaku sempat mendapat tawaran dari lima klub lain.

Baginya, bergabung dengan Persebaya menjadi langkah tepat untuk mengembangkan karier sekaligus membuka peluang kembali memperkuat Timnas Indonesia.

Reza menilai Persebaya merupakan salah satu klub besar di Indonesia dengan target yang jelas pada musim 2026/2027.

Faktor tersebut menjadi daya tarik utama hingga akhirnya ia memutuskan meninggalkan PSM Makassar, klub yang telah dibelanya sejak awal karier profesional.

“Persebaya adalah tim besar. Kalau saya bisa menunjukkan performa terbaik di sini, tentu tidak menutup kemungkinan saya bisa kembali ke Timnas karena Persebaya adalah tim yang besar di Indonesia,” kata Reza.

Selain nama besar klub, kehadiran pelatih Bernardo Tavares juga menjadi salah satu pertimbangan. Namun, Reza menegaskan keputusannya bukan hanya karena faktor pelatih, melainkan juga keinginan untuk keluar dari zona nyaman dan mencari pengalaman baru.

“Selain Coach Bernardo, saya memang ingin belajar bermain di luar. Saya ingin merantau dan mengembangkan permainan saya di luar Sulawesi,” ujarnya.

Pemain berusia 25 tahun itu mengakui kepindahannya ke Persebaya merupakan pengalaman pertama bermain di luar PSM Makassar. Selama ini ia belum pernah merantau sejak memulai karier sebagai pesepak bola profesional.

“Ini pertama kali saya bermain di luar PSM Makassar. Saya baru sehari di sini, jadi masih banyak hal yang harus saya pelajari. Saya ingin belajar bermain di luar Makassar,” katanya.

Reza juga mengaku tidak terlalu memikirkan persaingan di posisi penjaga gawang, termasuk peluang kembali bersaing dengan Ernando Ari Sutaryadi. Menurutnya, kompetisi antarpemain merupakan hal yang wajar dalam sepak bola.

“Saya melihat Nando bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai rekan kerja. Siapa pun yang dipercaya pelatih untuk menjaga gawang Persebaya, itu murni demi kepentingan tim, bukan kepentingan pribadi. Kami bersaing secara sehat dan siapa pun yang dipilih pelatih harus memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Mengenai respons suporter, Reza menyadari kepindahannya ke Persebaya menuai beragam tanggapan. Meski begitu, ia memilih tetap fokus membuktikan kualitasnya di lapangan.

“Surabaya memiliki basis suporter yang sangat besar. Tentunya ada pro dan kontra, tetapi saya tidak fokus ke situ. Saya fokus pada diri saya sendiri karena kita tidak bisa memaksa semua orang menyukai kita. Apa pun keputusan yang saya ambil, saya harus bertanggung jawab,” tuturnya.

Reza mengaku terkesan dengan antusiasme Bonek yang menyambut kedatangannya. Menurutnya, besarnya dukungan suporter dan ambisi Persebaya untuk meraih prestasi menjadi alasan kuat dirinya menerima tawaran klub asal Kota Pahlawan tersebut.

“Suporternya sangat antusias. Apalagi target Persebaya musim ini sangat jelas dan itu menjadi salah satu alasan saya tertarik bergabung ke sini. Sebelum bergabung dengan Persebaya sebenarnya ada lima klub yang menghubungi saya, tetapi saya memilih Persebaya,” pungkasnya. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Sabtu, 25 Juli 2026
29o
Kurs