Komisi I DPR RI meminta pemerintah dan seluruh unsur Search and Rescue (SAR) mengoptimalkan operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda.
Pernyataan itu disampaikan Iman Sukri Anggota Komisi I DPR RI menyusul belum ditemukannya kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis dan tiga kru kapal.
Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara Biro Banten, Ari Basuki dari Merdeka.Com, Yudhistira Pranoto dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance/lepasan. Sementara tiga kru kapal terdiri atas kapten, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.
Iman menilai, waktu menjadi faktor penting dalam operasi pencarian. Karena itu, dia meminta seluruh unsur yang terlibat mengerahkan sumber daya secara maksimal dan memperluas cakupan wilayah pencarian.
“Setiap waktu sangat berharga. Kami meminta seluruh pihak memaksimalkan sumber daya dan memperluas area pencarian. Prioritas utama adalah menemukan seluruh korban secepat mungkin dalam keadaan selamat,” ujar Iman di Jakarta, Rabu (9/9/2026).










