Rizki membantah tuduhan terkait dugaan pelanggaran whereabouts tersebut dan akan melanjutkan proses pembelaan di hadapan CAS.
PABSI dan KOI menyatakan memberikan dukungan penuh kepada Rizki selama proses hukum dan pemeriksaan anti-doping berlangsung.
Sebelumnya, Rizki memang dipersiapkan turun di kelas 85 kilogram pada Asian Games 2026. Ia menggantikan posisi kelas yang sebelumnya berkaitan dengan Rahmat Erwin Abdullah.
Rizki juga telah berada di Jepang bersama tim angkat besi Indonesia untuk menjalani persiapan sebelum pertandingan.
Ketidakhadiran Rizki menjadi perhatian karena lifter berusia 23 tahun tersebut merupakan juara Olimpiade Paris 2024. PABSI, KOI, dan Rizki menyatakan menghormati keputusan CAS serta proses anti-doping yang masih berjalan.










