Dalam aspek tekanan terhadap lawan, Mikel Oyarzabal penyerang Spanyol memimpin statistik forced turnovers atau keberhasilan memaksa lawan kehilangan bola dengan catatan 58 kali. Pedri (Spanyol) dan Neil El Aynaoui (Maroko) menyusul dengan 51 kali, sedangkan Michael Olise (Prancis) mencatatkan 50 kali.
Pada level tim, Spanyol kembali mendominasi dengan 399 forced turnovers, diikuti Argentina (351), Prancis (330), Swiss (285), dan Inggris (274).
Untuk kategori kemampuan melewati lawan (take-ons completed), Lamine Yamal menjadi pemain paling sukses dengan 35 dribel berhasil. Kylian Mbappe berada di posisi kedua dengan 28 dribel, disusul Lionel Messi (25), Vinicius Junior (23), dan Jeremy Doku (21).
Sementara itu, Prancis menjadi tim dengan jumlah dribel sukses terbanyak, yakni 87 kali, sedikit unggul atas Inggris (85) dan Spanyol (74).
Dari sisi mobilitas pemain, Rodri kembali memimpin statistik dengan total jarak tempuh mencapai 96.233,71 meter sepanjang turnamen. Alexis Mac Allister dari Argentina berada di posisi kedua dengan 90.561,77 meter, sedangkan Marc Cucurella menempati urutan ketiga dengan 87.986,05 meter.







