Rivalitas antar tim, lanjut Tavares, membuat keduanya memiliki tujuan yang sama yakni, menang. Sehingga agar hal itu terwujud, Tavares ingin pemainnya benar-benar bekerja sebagai satu tim.
“Kami berlatih selama kurang lebih dua minggu. Selama itu juga, masih ada pemain yang belum mengetahui karakteristik masing-masing. Karena dengan mengetahui karakteristik masing-masing, kita bisa membangun kekompakan tim. Bagi kami, developing tim dan pemain adalah target utama,” tambahnya.
Selain pembentukan tim, Tavares juga menargetkan agar para pemain tidak banyak yang mengalami cedera. Karena, meskipun Piala Presiden termasuk dalam agenda pre-season, intensitas bermain yang dihadirkan di lapangan pun cukup tinggi.
Terlebih dalam Piala Presiden ini, Persebaya Surabaya akan menjalani tiga pertandingan dengan waktu yang sangat berdekatan.
Sehingga untuk menghindari banyaknya cedera yang dialami pemain, Tavares akan melakukan delapan pergantian sesuai dengan aturan kompetisi. Ini dinilai akan membawa keuntungan bagi Persebaya Surabaya.







