Senin, 21 September 2026

Sejumlah Politisi Harapkan Pilkada Jatim Teduh tidak Gaduh

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Sejumlah politisi Jatim usai menghadiri pelantikan pengurus DPD Golkar Jatim, Sabtu (6/5/2017). Foto : Istimewa

Sejumlah pengurus partai politik mengharapkan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur pada tahun 2018 mendatang menjadikan Jawa Timur tetap dalam suasana teduh dan tidak gaduh.

“Ya, kami sepakat dan berharap agar Pilkada mendatang tetap teduh,” ujar Sri Untari, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur di sela menghadiri pelantikan DPD Golkar di Graha Beringin DPD Golkar Jawa Timur, Sabtu (6/5/2017).

Bahkan saat acara pelantikan DPD Golkar ini, para politisi Jawa Timur ini sempat berfoto bersama dan membuat tagar #jatimteduhtidakgaduh.

Pernyataan politisi perempuan tersebut juga disepakati Freddy Purnomo Ketua Harian DPD Golkar Jawa Timur yang sama-sama berharap Pilkada untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 itu tak ada gesekan politik berarti.

Selain itu, pendapat serupa juga disampaikan Masfuk Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim yang datang didampingi Basuki Babussalam Sekretaris PAN. Demikian juga Anwar Sadad, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim.

“Semua partai politik siap menyambut Pilkada Jatim tahun depan, dan harapannya proses berjalan lancar, aman dan tertib,” ucap Freddy Purnomo.

Sementara itu, turut hadir pada agenda pelantikan pengurus DPD I Golkar adalah Gubernur Jawa Timur Soekarwo didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Pada kesempatan itu, Gus Ipul, mengaku bangga dan sepakat dengan harapan para politisi yang menginginkan Pilkada mendatang tetap membuat Jatim teduh dan tidak gaduh.

“Inilah politik gaya Jawa Timuran, selalu ada sopan santun dan membangun keakraban. Semua sudah mengetahui di Jatim itu meski beda partai, tapi saudara dan itulah sesuatu yang indah,” ujarnya.

Menurut dia, jika di daerah lain terdapat antarfaksi yang memetakan warna partai dan koalisi tertentu, namun di wilayahnya hanya ada satu faksi, yakni Jawa Timur.

“Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa partai-partai politik di Jatim sangat akrab dan bersaudara. Jika ada kegiatan partai kuning maka partai merah, biru, hijau, putih dan lainnya bergabung. Begitu juga sebaliknya,” katanya. (ant/fik)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 21 September 2026
29o
Kurs