Sabtu, 19 September 2026

Presiden Korsel Tegaskan Tak Akan Kirim Militer untuk Terseret Konflik Selat Hormuz

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Lee Jae-myung Presiden Korea Selatan mengambil sumpah jabatan dalam sebuah upacara di Majelis Nasional di Seoul pada tanggal 4 Juni 2025. Foto: Yonhap

Lee Jae Myung Presiden Korea Selatan (Korsel) menegaskan tidak akan mengirim pasukan tempur ke Selat Hormuz. Ia menilai langkah itu justru akan menyeret negaranya ke dalam konflik bersenjata di luar negeri.

“Harus saya tegaskan. Tidak akan ada pengerahan pasukan yang menyebabkan keterlibatan dalam konflik. Tidak akan ada keterlibatan atau partisipasi dalam perang,” kata Lee dalam konferensi pers, Jumat (18/9/2026) waktu setempat, yang dikutip Antara.

Meski menyatakan korsel tidak akan terlibat dalam konflik bersenjata, tapi Lee memastikan tetap mempertimbangkan langkah untuk melindungi kepentingan Korsel di sekitar jalur perairan strategis tersebut.

“Tidak akan ada pengerahan pasukan untuk terlibat atau melakukan intervensi dalam perang. Ini dapat saya tegaskan dengan jelas,” kata Lee.

Ia mengatakan Korsel tetap berkewajiban melindungi warga negaranya, kapal dagang, dan jalur pengangkutan minyak mentah.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 19 September 2026
28o
Kurs