Minggu, 27 September 2020

Adaptasi dengan Covid-19, PDIP Manfaatkan Teknologi Digital dalam Kegiatan Partai

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hasto Kristiyanto ‎Sekjen DPP PDIP. Foto: Istimewa

PDI Perjuangan memanfaatkan teknologi digital dalam setiap kegiatan partai, termasuk pendidikan calon pimpinan kepala daerah yang diusung partai. Setelah pada Pilkada Serentak 2019 mempelopori psikotes dan melengkapi profil kader partai secara daring.

Kemarin, pengumuman calon kepala daerah (Cakada) 2020 pun digelar secara daring. Dalam waktu dekat, PDIP juga akan meresmikan sejumlah kantor partai dengan cara yang sama.

“Aktivitas kepartaian selama pandemi tidak pernah berhenti. Selama Covid-19, berbagai bentuk gotong royong untuk rakyat dilakukan. Rapat DPP partai selalu dilakukan seminggu dua kali secara daring. Peringatan Bulan Bung Karno yang dilakukan dengan penuh antusiasme dan melibatkan para pemuda Indonesia juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi IT. Bahkan wayangan secara daring yang dilakukan Badan Kebudayaan Nasional Partai mencapai rekor penonton terbanyak, melebihi 1,7 juta orang,” kata Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal PDIP, Sabtu (18/7/2020).

Hasto menilai teknologi justru membuka ruang yang begitu luas bagi kader partai dalam menjalani semangat gotong royong. Termasuk dalam hal pendidikan kepada kader partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

“Atas dasar itu, maka Sekolah Para Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah akan diadakan secara daring. PDI Perjuangan punya narasumber dari berbagai disiplin ilmu, dari ideologi Pancasila, hingga strategi pemenangan pemilu,” kata dia.

Hasto menambahkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama, PDIP juga akan meresmikan sejumlah kantor partai secara daring.

“Kantor partai penting sebagai rumah rakyat, pusat pendidikan politik partai, pusat kebudayaan guna memperkuat kepribadian bangsa yang penuh nilai spiritualitas, rasa cinta pada tanah air, toleransi, dan menyatunya alam rasa dan alam pikir. Apa yang dilakukan PDI Perjuangan tidak terlepas dari apa yang disampaikan Bung Karno, bahwa Partai harus mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas Hasto.(faz/tin/den)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Bintang Rahmadani

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Minggu, 27 September 2020
30o
Kurs