Selasa, 27 Oktober 2020

Eri Cahyadi Bicara Ketuhanan, Menafsirkan Nomor Urut 1

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Eri Cahyadi Calon Wali Kota Surabayad dalam Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon yang digelar KPU Surabaya di area terbuka Hotel Singgasana, Kamis(24/9/2020). Foto: Anton suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Calon Wali Kota yang berpasangan dengan Armuji Calon Wakil Wali Kota Surabaya menafsirkan Nomor 1 sebagai sila pertama dalam “Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa”.

“Semuanya itu dari Allah. Karena itu kita awali, kita niati pergerakan kita itu dari Lillahita’alla. Jadi bukan hanya untuk kekuasaan, bukan hanya untuk kemenangan saja tapi insha Allah karena lillahita’alla,” katanya kepada media usai mendapat nomor urut 1 dalam Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon yang digelar KPU Surabaya di area terbuka Hotel Singgasana, Kamis (24/9/2020).

Eri menambahkan, karena nomor urut 1 bagian dari nilai ketuhanan, maka perjuangan yang dia lakukan bersama Armuji semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.

“Maka perjuangan yang kita mulai untuk kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Eri mengatakan, dalam kampanye nanti dia akan mengadakan konser secara virtual yang tidak dihadiri banyak orang.

“Nanti konser musiknya virtual. Jadi insha Allah konsernya secara virtual. Karena kan ada batasan juga 50 apa 100 maksimal itu ya kita datangkan 100. Karena apa yang disyaratkan oleh KPU juga kita akan kita ikuti. Karena juga pesannya Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri harus menjaga protokol kesehatan,” katanya. (bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2020
28o
Kurs