Senin, 28 September 2020

Eri Cahyadi: Materi Sekolah PDIP Mengingatkannya pada Program Risma Berdayakan Kampung

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Eri Cahyadi saat mengikuti sekolah partai yang digelar PDI Perjuangan via daring. Foto: Istimewa.

Eri Cahyadi Bakal Calon Wali Kota Surabaya intens mengikuti sekolah calon kepala daerah yang digelar DPP PDI Perjuangan sejak Minggu hingga hari ini Selasa (15/9/2020).

Sejumlah materi yang harus diikuti Eri Cahyadi di antaranya tentang ideologi Pancasila sampai berbagai perspektif pemikiran Presiden pertama Ir Sukarno (Bung Karno).

Eri bilang, materi-materi yang bersifat ideologis semakin melengkapi bekal teknokrasi yang telah dimiliki Eri selama belasan tahun berkiprah di Pemkot Surabaya.

“Kukuhnya ideologi berpadu dengan pengalaman strategis dan teknis yang telah kami lalui tentang tata kota, drainase, arsitektur, kota masa depan, hingga good governance. Insya Allah semuanya menjadi bekal ketika memimpin Surabaya,” ujar Eri dalam keterangan tertulis.

Berbagai materi dan penguatan ideologi serta pemikiran Bung Karno, lanjut Eri, mengingatkannya kepada berbagai program kerakyatan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

Banyak program kerakyatan di Surabaya yang terinspirasi pemikiran Bung Karno dalam menempatkan kemandirian rakyat sebagai tujuan utama kebijakan politik negara.

“Makanya di tengah kemajuan pesat Surabaya, wong cilik selalu diperhatikan. Ada program membagikan makanan bergizi gratis tiap hari ke puluhan ribu warga, fasilitasi usaha rakyat hingga ekspor, ruang publik yang gratis diakses warga untuk rekreasi, hingga penataan kampung,” ujarnya.

Secara khusus Eri mengingat program pemberdayaan dan penataan kampung yang terus digeber Risma. Dalam program pemberdayaan dan penataan kampung, Eri termasuk yang terlibat.

“Surabaya dari hari ke hari terus maju dan modern. Namun, Bu Risma kukuh bahwa modernisasi jangan menghilangkan kampung. Sehingga kampung-kampung terus diberdayakan, ditata, dari sisi kebersihan hingga kemandirian ekonominya,” ujarnya.

“Program-program yang baik dari Bu Risma akan diteruskan, ditingkatkan, diberi sentuhan inovasi sesuai tantangan zaman. Kita gotong royong wujudkan Surabaya kota berkelas dunia yang manusiawi dan menyejahterakan warganya,” ujar Eri.(bid/den)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Fabian Yudhistira

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Senin, 28 September 2020
26o
Kurs