Jumat, 4 Desember 2020

Golkar Tak Kendor Mendukung Duet MA-Mujiaman

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Inspektur Jenderal Machfud Arifin Calon Wali Kota Surabaya. Foto: Tim Grafis suarasurabaya.net

Arif Fathoni Ketua DPD II Partai Golkar Surabaya menegaskan tidak akan kendor dalam mengusung duet Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno di Pilkada Surabaya 2020.

“DPD Partai Golkar Kota Surabaya tetap berkomitmen mengamankan rekomendasi DPP Partai Golkar ke Pak MA (Machfud Arifin) dan bersama sama dengan 7 Parpol pengusung yang lain solid memenangkan Pak MA dan Mujiaman dalam Pilwali 2020,” ujar Fathoni kepada suarasurabaya.net, Selasa (25/8/2020).

Fathoni bilang, pihaknya bisa memahami kegelisahan kader Partai Golkar se-Kota Surabaya yang merasa sedih karena MA memilih wakil bukan dari rekomendasi Partai Golkar.

“Namun kami harus berbesar hati karena Pak Mujiaman adalah seorang profesional yang kami anggap memiliki kemampuan, dan bersama Pak MA mampu membangun Surabaya 5 tahun mendatang,” katanya.

Menurut Fathoni, Mujiaman sudah memahami birokrasi di tubuh Pemkot Surabaya karena aktif di dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga, kalau MA-Mujiaman terpilih tidak perlu lagi adaptasi budaya organisasi di tubuh Pemkot Surabaya.

“Sehingga segala yang terangkum dalam visi misi beliau berdua itu langsung bisa terealisasi tanpa berlama-lama mengkonsolidasikan di Pemkot Surabaya nantinya,” katanya

Mulai sekarang kata Fathoni, Partai Golkar akan mengenalkan Mujiaman ke basis kader Golkar di seluruh Surabaya. Sosialisasi itu sebagai bentuk komitmen Partai Golkar sebagai partai pengusung.

“Karena pak Mujiaman tidak pernah begelut di dunia politik maka kewajiban kami mengenalkan pak Mujiaman ke basis Partai Golkar. Agar seluruh kader dan simpatisan Golkar bisa menjalankan perintah partai dengan penuh kehormatan,” katanya.

Sekadar diketahui, Mujiaman Sukirno sebelumnya menyatakan mundur dari jabatan sebagai Ditektur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya. Pengunduran diri Mujiaman ini sebagai langkah politik, karena diminta oleh Machfud Arifin untuk mendampinginya sebagai calon Wakil Wali Kota Surabaya.

“Jadi saya sekarang sudah mengambil langkah politik untuk mengajukan mundur dari PDAM dengan alasan politik. Alasannya, ternyata bapak Machfud Arifin bersama keluarga, bersama partai koalisi, dan tim pemenangan menunjuk saya untuk mendampingi beliau sebagai calon Wakil Wali Kota,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, Senin (24/8/2020). (bid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Jumat, 4 Desember 2020
27o
Kurs