Senin, 27 Juni 2022

Influencer Millenial Ajak Arek Suroboyo Pilih Machfud-Mujiaman

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Machfud Arifin-Mujiaman, calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya. Foto : Istimewa

Kecintaan anak-anak muda Surabaya atau kaum millenial terhadap Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) pasangan calon nomor urut 2 semakin membesar.

Riska Maraya salah seorang influencer yang berprofesi sebagai konten kreator Surabaya mengajak anak-anak muda Surabaya mencoblos Machfud-Mujiaman. Dia menilai, keduanya cocok menjadi “bapaknya” anak-anak Surabaya.

“Kita merasa dekat dengan beliau, unek-unek kita gampang ditanggapi. Pak Machfud orang humble, generasi millenial ini merasa disayang,” kata dia, berdasarkan rilis yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (1/11/2020).

Riska meyakini, hanya Machfud-Mujiaman yang bisa membawa perubahan Surabaya lebih baik. Terutama dalam mewadahi kreatifitas anak-anak muda. Sehingga, kalangan muda Surabaya bisa bertambah kreatif dan produktif.

“Pak Machfud bisa merangkul semua kalangan. Kita perlu semangat berkarya, selalu aktif, karena Surabaya luar biasa dan punya pak Machfud-Mujiaman yang luar biasa,” tegasnya.

“Jangan lupa 9 Desember coblos nomor 2, coblos brengose,” tambahnya.

Sementara itu, Danar Jabro Febriansyah pekerja seni berpendapat, Machfud-Mujiaman sebagai calon pemimpin yang mengerti anak muda. Bukan hanya millenial, tetapi juga berbagai komunitas lainnya.

Sebagai pekerja seni di bidang dancer, Bro Jabro, sapannya, mengeluhkan tidak adanya tempat untuk berlatih. Selama ini, komunitasnya menggunakan skate park untuk berlatih. Namun, tempat itu saat ini sudah ditutup.

“Pemkot itu harusnya mengerti semua komunitas, kita mau latihan di mana sekarang, kan ekonomi juga lagi sulit,” ujarnya.

Setelah bertemu Machfud, Bro Jabro mengaku optimis kalangan muda bisa mendapatkan tempat untuk kreatifitas.

“Pak Machfud bersedia menyediakan tempat bagi anak-anak muda. Maka jangan salah pilih lagi, coblos pak Machfud-Mujiaman,” tukasnya.

Terpisah, Machfud Arifin Calon Wali Kota Surabaya memandang, anak-anak muda memang membutuhkan support dari pemerintah. Mereka adalah generasi hebat yang dari aktifitasnya bisa mendapatkan penghasilan.

“Keluhannya tidak ada fasilitas dan sarana-prasarana yang memadahi. Ada bagus tapi nggak dikasih ruang dan tempat. Tempat khusus untuk kreatifitas anak muda kurang. Apalagi untuk meningkatkan kualitas harus belajar ke Jakarta,” ungkapnya.

Alumni SPMN 1 Surabaya ini mengatakan, ke depan harus ada tempat untuk meningkatkan kreatifitas anak muda. Maju akan selalu berupaya untuk menyediakan ruang yang nyaman dan aman untuk kreatifitas anak muda. (ang)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 27 Juni 2022
25o
Kurs