Selasa, 7 Desember 2021

Prabowo Dingatkan Agar Hati-Hati Soal Rencana Beli F-35

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Jet tempur generasi kelima F-35. Foto: Wikipedia

Rudianto Tjen anggota Komisi I DPR menyambut baik kunjungan Prabowo Subianto Menteri Pertahanan (Menhan) ke Amerika Serikat (AS) yang dilakukan sejak 15 Oktober 2020. Sebab, selama ini Indonesia menganut politik bebas aktif atau non blok.

“Kita bebas melakukan lobi dengan semua negara termasuk Amerika, demi keamanan global, termasuk mempererat hubungan bilateral dalam upaya menangani konflik di Laut Cina Selatan,” ujar Rudianto dalam keterangannya, Senin (19/10/2020)

Dia berharap kepada Prabowo bisa memainkan peran aktif untuk mendinginkan suasana di Laut Cina Selatan dengan mengadakan perundingan dengan negara-negara yang berkepentingan di wilayah ini.

“Agar perdamaian dunia terwujud dengan baik,” tandasnya.

Terkait rencana pembicaraan pembelian jet tempur generasi kelima F-35 dengan Amerika, Rudianto menekankan bahwa sebelum mengikat diri untk membeli produk dari negeri Paman Sam, perlu perjanjian tegas yang sama-sama membantu untuk menguatkan pertahanan Indonesia.

“Tidak seperti dulu kita diikat oleh perjanjian yang melemahkan posisi Indonesia, seperti embargo senjata yang sangat merugikan,” kata anggota dewan dari Dapil Bangka Belitung ini.

Lebih lanjut Rudianto mengingatkan, Indonesia punya pengalaman buruk dengan Amerika dalam hal pesawat tempur.

Dia mengusulkan sebaiknya perlu kajian dan pertimbanan khusus untuk melirik pesawat tempur F-35 tersebut.

“Pesawat bisa saja dibeli kalau memang menguntungkan Indonesia dalam hubungan baik kedua negara dan fungsi pertahanan,” kata dia

Lebih baik Rudianto menyarankan perjanjian jual beli pesawat canggih asal Rusia, Sukhoi 35 yang sebelumnya telah jalankan diteruskan untuk melengkapi kebutuhan pertahanan Indonesia.

Yang penting kata dia, prinsipnya Indonesia tidak boleh tunduk oleh tekanan negara manapun, dan bisa membeli alusista sesuai kebutuhan. “Hindari membeli alusista bekas,” wanti-wanti dia

Sekadar diketahui, Prabowo berkunjung ke Amerika sejak 15 Oktober lalu atas undangan Mark Esper Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Ketua Umum Partai Gerindra itu akan berada di Negeri Abang Sam selama empat hari.(faz/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
26o
Kurs