Jumat, 22 Januari 2021

Survei ARC Indonesia: Elektabilitas Machfud Arifin Salip Eri Cahyadi

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Machfud Arifin saat menemui warga RW 10 Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Selasa (13/10/2020). Foto: Dok./Istimewa

Lembaga survei Accurate Research and Consulting (ARC) Indonesia mengeluarkan rilis terkait Pilkada Surabaya. Hasilnya, elektabilitas Machfud Arifin-Mujiaman Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomer urut 2, unggul hingga 8,54 persen dari lawannya Eri Cahyadi-Armudji.

Dari rilis yang disampaikan di Hotel Bidakara, Kamis (3/12/2020) sore itu, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) elektabilitasnya ada di angka 49,81 persen. Sementara, pasangan nomer urut 1, Eri Cahyadi dan Armuji (ErJi) elektabilitasnya 41,27 persen. Selisih keduanya 8,54 persen. Dan responden yang menjawab tidak tahu ada 8,92 persen.

Dari sisi popularitas, Machfud Arifin juga mengungguli Eri Cahyadi. Secara popularitas, Machfud Arifin mendapatkan 91,51 persen. Sementara Eri Cahyadi 87,25 persen. Sementara terkait calon wakil wali kota, secara popularitas Armuji lebih unggul dari pada Mujiaman. Armuji 85,76 persen. Sementara Mujiaman 70,29 persen.

“Dari kemantapan memilih, ada 55,42 persen responden yang sudah menyatakan pilihannya sudah mantap,” ujar Baehaqi Siraj, direktur eksekutif ARC Indonesia. Sedangkan responden yang masih menyatakan mungkin pilihannya berubah sebanyak 40,31 persen.

Baehaqi mengatakan, populasi survei ini adalah warga Surabaya yang sudah mempunyai hak pilih, atau sudah menikah saat dilakukan wawancara. Survei ini menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample-nya ada 800 responden dengan margin error kurang lebih 3,4 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode pengumpulan data pada survei ini adalah responden terpilih yang diwawancarai secara tatap muka, menggunakan kuisioner terstruktur. “Dari data yang terkumpul, kami masih melakukan lagi sejumlah tahap verifikasi,” kata Baehaqi. Pengambilan data ini dilakukan pada 15-27 November 2020.

Di Pilkada Surabaya, ARC Indonesia sudah tiga kali melakukan survei. Dan yang dirilis ini merupakan periode terakhir. Hasil survei terakhir ini, menurut Baehaqi, paling mendekati hasil pilkada nanti. “Ya bisa saja terjadi perubahan, tapi mungkin sangat kecil. Semuanya tergantung bagaimana pasangan MAJU mempertahankan keunggulan ini,” ujarnya.

Dalam survei awal yang dilakukan ARC Indonesia, sebenarnya dari sisi elektabilitas Eri Cahyadi pernah unggul dari pada Machfud Arifin. Namun ketika itu survei dilakukan sebelum para calon berpasangan. Saat itu juga belum ada rekom dari PDIP.

Menurut Baehaqi, perubahan tersebut bisa saja terjadi. Apalagi saat itu PDIP belum menjatuhkan rekomnya untuk siapa. “Ketika rekom sudah turun, kemudian terjadi konflik di internal PDIP, ini yang kemudian membawa pengaruh cukup besar,” katanya.

Dari survei terakhir ARC Indonesia, berdasarkan peta parpol, suara PDIP memang tidak solid. Sebanyak 25,51 persen kader PDIP tetap memilih pasangan ErJI. Namun, ada 11,33 persen kader PDIP yang mengalihkan dukungannya pada pasangan MAJU. Dari sisi peta pemilih, pasangan MAJU juga unggul di suara milenial.

Sebelumnya, Indo Survey & Strategi juga merilis hasil survei Pilkada Surabaya 2020, yang menempatkan Eri Cahyadi sebagai Calon Wali Kota dengan elektabilitas tertinggi dibanding rivalnya Machfud Arifin.

Dalam survei yang diselenggarakan pada 5-12 November 2020 dengan margin of error 4,77 persen ini, elektabilitas Eri Cahyadi-Armudji sebesar 47,95 persen, mengungguli Machfud Arifin-Mujiaman yang mendapatkan nilai 27,73 persen. Selisih di antara kedua kandidat itu sekitar 20,22 persen.

Karyono Wibowo peneliti Indo Survey & Strategi bilang, warga memilih Eri karena latar belakang pengalamannya di bidang pemerintahan. Eri dinilai sudah punya bukti nyata hasil kerjanya selama menjadi ASN Pemkot Surabaya.

“Untuk pemilih loyal pasangan Eri-Armudji sebesar 33,41 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman hanya 17,76 persen,” ujar Karyono, saat konferensi pers survei Pilwali Surabaya melalui Zoom Meeting, Kamis (3/12/2020).(bid/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Trailler vs Pick Up di Tol

Tambak Mayor Macet

Truk Naik Pembatas Jalan

Truk Mogok di Manyar Gresik

Surabaya
Jumat, 22 Januari 2021
31o
Kurs