Sabtu, 21 Mei 2022

PBNU Panggil Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Soal Dugaan Politik Praktis

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Yahya Cholil Staquf Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Foto: Antara

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memanggil Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyuwangi dan Sidoarjo terkait dugaan keterlibatan mereka dalam politik praktis, yakni dengan memberikan dukungan kepada bakal calon presiden 2024.

“Atas arahan Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, kami secara resmi memanggil Ketua Cabang NU Banyuwangi dan Sidoarjo,” kata Amin Said Husni Ketua PBNU melalui keterangan tertulis yang dikutip Antara, Minggu (23/1/2022).

Pemanggilan itu tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani langsung Amin Said Husni Ketua PBNU dan Nur Hidayat Wakil Sekretaris Jenderal.

Ketua PCNU Banyuwangi dipanggil setelah PBNU menerima laporan adanya agenda politik Pemilihan Presiden 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi. Bahkan, kegiatan itu juga digelar di Kantor PCNU Banyuwangi pada hari Rabu (19/1/2022) dengan mendatangkan salah satu bakal calon presiden.

Dijelaskan pula, pemanggilan PCNU Sidoarjo dilandasi adanya laporan kegiatan yang diinisiasi DPC PKB Sidoarjo serta melibatkan seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Sidoarjo.

Terkait dengan hal ini, Ketua PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo diminta segera membuat laporan tertulis dan lengkap serta dikirim secara langsung kepada K.H. Yahya Cholil Staquf Ketua Umum PBNU di Kantor PBNU.(ant/tin/den)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
27o
Kurs