Sabtu, 25 Mei 2024

Korps Marinir TNI AL Tegaskan Jaga Netralitas pada Pemilu 2024

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kapal selam KRI Alugoro 450 dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kesatuan Kapal Selam TNI AL dan Penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana di Dermaga Ujung Madura Koarmada II, Selasa (12/9/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net Ilustrasi. Kapal selam KRI Alugoro 450 dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kesatuan Kapal Selam TNI AL dan Penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana di Dermaga Ujung Madura Koarmada II, Selasa (12/9/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net

Mayor Jenderal TNI (Marinir) Endi Supardi Komandan Korps Marinir TNI AL menegaskan seluruh jajarannya di semua hirarki dan lini sangat konsisten menjaga netralitas pada Pemilu 2024.

“Kami sudah teruji dalam setiap tahun politik dan Pemilu untuk selalu menunjukkan jati diri atau identitas-nya yang selalu menjaga netralitas TNI. Korps Baret Ungu ini kehadirannya selalu dinantikan dan dielu-elukan rakyat Indonesia,” katanya dilansir Antara pada Sabtu (25/11/2023).

Menurutnya, inilah kepercayaan rakyat Indonesia kepada Korps Marinir TNI AL yang sudah terbangun 78 tahun dari hari lahirnya.

Untuk menjaga netralitas dan kepercayaan rakyat yang sudah melekat itu, dia mengumpulkan seluruh prajurit-nya dan memberikan pengarahan, penekanan-penekanan, dan contoh cerita atau sejarah yang pernah dijalani sepanjang sejarah Korps Marinir TNI AL berdiri untuk bisa menjaga amanah dan tidak menyakiti hati rakyat.

“Korps Marinir TNI AL dalam sejarah perjalanan tugasnya tidak pernah terseret atau berpihak kepada salah satu partai politik atau capres-cawapres. Korps Marinir TNI AL selalu hadir kapanpun dan di manapun apabila negara memanggil selalu tampil dan berhasil,” tuturnya.

Untuk menjaga supaya semua anggotanya selalu tetap netral, dia tidak bosan-bosannya mengumpulkan para komandan satuan dan pelaku di lapangan dari mulai tingkat satuan kecil sampai dengan komandan-komandan lapangan setingkat Pasukan Marinir atau Divisi.

Hal ini dilakukan karena pada saat ini begitu gencar konten-konten di media sosial menjelang Pemilu yang sangat riuh, baik yang mendukung calon tertentu atau sebaliknya, menjatuhkan calon tertentu. (ant/saf/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Sabtu, 25 Mei 2024
27o
Kurs