Selain ajang perebutan medali, Porprov juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, suporter, dan tamu, lanjutnya akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, hingga destinasi wisata di Kota Pahlawan.
“Porprov ini bukan sekadar pertandingan olahraga. Ini momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Hotel akan terisi, restoran ramai, UMKM mendapat peluang berjualan, transportasi bergerak, dan sektor pariwisata ikut merasakan dampaknya. Karena itu, persiapannya harus benar-benar matang agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” katanya.
Ia mengingatkan, Kota Surabaya tidak hanya harus mempertahankan juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 tapi juga sukses sebagai tuan rumah pelaksanaan.
Menurutnya penyelenggaraan event olahraga itu harus mampu meninggalkan kesan positif bagi atlet, ofisial, maupun masyarakat dari seluruh Jawa Timur.
“Kita harus sukses sebagai tuan rumah, sukses mempertahankan gelar juara umum, dan sukses dalam pelaksanaannya, baik dari sisi sarana prasarana penunjang maupun pertunjukan-pertunjukan yang bisa memberikan pesan, tidak hanya kepada masyarakat Surabaya, tetapi juga Jawa Timur dan Indonesia, bahwa Surabaya ini sudah menjadi kota kelas dunia,” ujar Fathoni Kamis (6/8/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

