Sabtu, 26 September 2026

Xi Jinping Akhiri Kunjungan ke AS dengan Minum Teh Bersama Donald Trump

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Xi Jinping (paling kiri) Presiden China dan Donald Trump (dua dari kanan) Presiden AS dalam acara ngeteh di Gedung Putih, Washington, Jumat (25/9/2026). Foto: Anadolu

Xi Jinping Presiden China mengakhiri kunjungan kenegaraannya selama tiga hari di Amerika Serikat (AS) dengan minum teh bersama Donald Trump Presiden AS di Gedung Putih, Washington, Jumat (25/9/2026). Keduanya juga mengunjungi Arsip Nasional AS sebelum Xi bertolak kembali ke China.

Pertemuan itu turut dihadiri istri kedua pemimpin, yakni Peng Liyuan dan Melania Trump. Trump menyambut Xi beserta istrinya di Gedung Putih sebelum keempatnya menikmati teh bersama dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup.

Dalam kesempatan itu, Trump menyatakan bahwa rangkaian pertemuannya dengan Xi sejak, Kamis (24/9/2026), telah menghasilkan kemajuan bagi hubungan kedua negara.

“Kami menjalani kunjungan yang luar biasa bersama dua orang yang istimewa dan sangat menikmatinya. Saya pikir kedua pihak telah mencapai kemajuan besar,” kata Trump seperti dikutip Anadolu.

Sementara Xi menyampaikan bahwa dirinya berpeluang bertemu Trump dua kali lagi sebelum akhir tahun. Pertemuan itu dapat berlangsung dalam Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di China pada November dan KTT G20 di AS pada Desember.

“Menjelang sisa tahun ini, akan ada dua kesempatan lagi bagi kita untuk bertemu,” ujar Xi.

Menanggapi pernyataan itu, Trump memastikan keduanya akan terus menjalin komunikasi.

Xi juga mengatakan, China dan AS sepakat memperkuat hubungan yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis, berdasarkan prinsip saling menghormati, keadilan, dan timbal balik.

Setelah minum teh, kedua pemimpin bersama istri masing-masing mengunjungi Arsip Nasional AS di pusat Kota Washington. Mereka melihat sejumlah dokumen bersejarah, termasuk Deklarasi Kemerdekaan, Konstitusi AS, dan Bill of Rights.

Kunjungan tersebut menjadi agenda bilateral terakhir Xi di AS. Sebelumnya, kedua negara telah menggelar pembicaraan mengenai perdagangan, mineral tanah jarang, kecerdasan buatan, keamanan, Taiwan, hingga perang di Iran.

Trump mengonfirmasi bahwa konflik Iran turut dibahas dalam pertemuannya dengan Xi. Namun, ia tidak menjawab pertanyaan wartawan mengenai apakah dirinya meminta China menghentikan pembelian minyak dari Iran.

Rincian kesepakatan yang dicapai kedua negara diperkirakan akan diumumkan paling lambat, Senin (28/9/2026) mendatang. Kunjungan ini sekaligus menjadi kunjungan kenegaraan pertama Xi ke Washington dalam lebih dari satu dekade. (bil/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
31o
Kurs