Minggu, 21 Juni 2026 | 18:26 WIB
Ombak tinggi sejak Rabu (11/11/2020) malam, mengakibatkan sejumlah nelayan di wilayah Kenjeran, memilih tidak melaut. Para nelayan memakirkan perahunya dan memilih di rumah bersaama keluarga. “Sebenarnya kalau cuma ombak, itu sudah biasa buat nelayan. Kemarin itu sampai masuk rumah di Nambangan. Karena itu, kami himbau nelayan untuk tidak melaut. Ombaknya hampir 4 meter. Bahaya,” terang M. Ihsan Ketua Paguyuban Nelayan Bintang Sejaterah, Kamis (12/11/2020). Saat ombak tinggi datang, warga masyarakat khawatir jika itu adalah bagian dari tsunami. Karena itu semalaman mereka tidak tidur. Berjaga-jaga khawatir jika ombak lebih tinggi menerjang. Deretan perahu nelayan Nambangan dan Cumpat diparkir sementara.(Foto: totok suarasurabaya.net)




