Selasa, 4 Oktober 2022

Black Campaign Buat Masyarakat Gamang Tentukan Pilihan

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Black campaign sudah ada sejak kita lahir. Dalam perkembangannya semakin canggih teknologi komunikasi maka black campaign akan semakin subur.

Drs. Suko Widodo, MA Dosen Komunikasi Unair pada Radio Suara Surabaya mengatakan, oleh karenanya harus ada tindakan tegas dari komisi penyiaran Indonesia.” Karena semakin ke sini saya lihat efeknya ke pemuda juga semakin buruk,” kata dia.

Kata Suko, satu sisi ini merugikan pasangan calon lainnya dan satu sisi merugikan masyarakat karena membuat gamang untuk menentukan pilihan.

“Kalau menurut saya, black campaign tidak akan banyak mempengaruhi suara pemilih. Tapi kalau yang muncul isu soal sara atau yang berbau hukum, saya kuatir ini yang menjadi cukup berpengaruh,” ujar dia.

Black campaign membuat masyarakat tidak lagi berpikir calon yang maju adalah calon yang jujur. Kalau bicara soal kultur Indonesia yang terkenal sopan santun harusnya yang menggunakan black campaign harus ditindak tegas. Demokrasi tanpa aturan yang jelas soal ini sama saja buruk.

“Kalau tidak dibuktikan secara riil mana yang fitnah mana yang tidak. Saya kuatir ini makin buruk,” katanya.

Suko menambahkan, universitas dan lembaga keagamaan harus ikut membantu memulihkan dan bertindak tegas. Mereka bisa membantu memberikan pendidikan politik pada masyarakat dan semoga masyarakat makin dewasa. (dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Selasa, 4 Oktober 2022
27o
Kurs