Nama Kiai Muzakki Syah, mungkin sudah tak asing lagi di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU), apalagi, kiai pengasuh pesantren Al-Qodiri, Jember ini adalah salah satu guru spiritual Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Kini, setelah SBY tak lagi jadi presiden, kemana kiai tersebut akan berlabuh. “Keluarga besar Al-Qadiri, termasuk Kiai Muzakki memilih mendukung Prabowo-Hatta,” kata Fadil Muzakki, putra Muzakki Syah dalam sebuah diskusi, Jumat (30/5/2014).
Fadil yang juga politisi dari Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR RI ini mengatakan, dukungan ini diberikan karena adanyan kesamaan pandangan antara Kiai Muzakki dengan Prabowo yang menilai jika NKRI adalah harga mati dan harus dipertahankan dari campur tangan asing.
Bahkan, Prabowo, kata Fadil, telah dua kali mendatangi pesantrennya. Dalam kesempatan ke Jember itu, kata Fadil, Kiai Muzakki beberapa kali mengatakan jika Prabowo adalah calon presiden masa depan.
Sementara itu, kendati memberikan dukungan bagi Prabowo, tapi pesantren Al-Qodiri, kata Fadil, tidak akan ikut berkampanye untuk pemenangan Prabowo.
Sekadar diketahui, Kiai Muzakki Syah sempat dikenal setelah mampu meramal SBY akan jadi presiden pada 27 September 1998 silam. Berkat ramalan ini, sejak saat itu Kiai Muzakki memang menjadi jujukan para pejabat untuk meminta doa. (fik/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
