Selasa, 31 Maret 2020

Pengungsi Syiah Tak Kenal Caleg yang Dicoblos

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Sebanyak 146 warga pengungsi korban kerusuhan Syiah Sampang terpaksa menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dengan lokasi pengungsian rumah susun Pasar Induk Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo.

Pantauan suarasurabaya.net, TPS yang digunakan sama dengan TPS pada waktu pemilihan gubernur Agustus 2013 yaitu di TPS 11 Desa Jemundo, Taman, Sidoarjo.

“Awalnya kami tak mau mencoblos, tapi hasil diskusi kemarin dari pada suara kami sia-sia terpaksa kami tetap mencoblos hari ini,” kata Anwar, perwakilan warga Syiah, Rabu (9/4/2014).

Menurut Anwar, warga Syiah semula tak ingin mencoblos karena hingga masa tenang tak ada satupun calon legislatif maupun calon DPD yang mendatangi mereka untuk mensosialisasikan program.

Warga Syiah sendiri datang ke TPS dengan menumpang kereta kelinci yang membawa mereka dari lokasi pengungsian ke TPS. Maklum jarak antara TPS dan pengungsian memang mencapai 2 kilometer sehingga tidak memungkinkan bagi mereka jika harus berjalan kaki.

Sesampai di TPS 11, mereka juga tampak bingung dan beberapa kali harus memandangi papan pengumuman berisi daftar caleg dan DPD yang tertempel di depan TPS.

Dengan menggunakan logat Madura, mereka juga sempat berdiskusi sebentar untuk menentukan pilihan. “Baru ini kami tahu nama-nama caleg,” ujar Marwiyah, warga Syiah. (fik/ipg)

Teks Foto :
– Warga usai mencoblos di TPS 11, Jemundo, Sidoarjo.
Foto : Taufik suarasurabaya.net

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
26o
Kurs