Rabu, 6 Juli 2022

Buntut Kasusnya dengan Johnny Deep, Amber Heard Merasa Dipermalukan oleh Persidangan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Amber Heard berbicara dengan Elaine Bredehoft pengacaranya selama persidangan pencemaran nama baik terhadap dirinya oleh Johnny Depp sang mantan suami, di Fairfax County Circuit Courthouse di Fairfax, Virginia, Amerika Serikat, Senin (23/5/2022). Foto: Reuters

Amber Heard Aktris Hollywood mengatakan kepada juri, bahwa ia telah dipermalukan oleh persidangan pencemaran nama baik dengan Johnny Depp mantan suaminya pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.

Heard adalah saksi terakhir yang dipanggil dalam persidangan, yang telah berlangsung selama enam minggu terakhir di Fairfax, Virginia. Argumen penutup akan dibuat pada hari Jumat (27/5/2022) hari ini, untuk selanjutnya juri akan memulai musyawarah, yang diperkirakan berlanjut hingga minggu depan.

Depp menuduh Heard menghancurkan karirnya dengan tuduhan palsu tentang kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual. Ia juga telah mengajukan gugatan balik senilai 100 juta dolar, dengan tuntutan bahwa Heard telah membuat trauma dan merusak kariernya.

Pada Kamis (26/5/2022) pagi kemarin, Heard berbicara secara emosional bahwa kesaksiannya diejek di media sosial.

“Ini menyiksa. Ini memalukan untuk dialami oleh manusia mana pun. Mungkin mudah untuk melupakan itu, tetapi saya adalah manusia. Meskipun Johnny berjanji bahwa saya pantas menerima ini, dan ia akan melakukan ini, saya tidak pantas menerima ini,” ujar Heard dikutip dari Variety oleh Antara, Jumat (27/5/2022).

Di hari-hari terakhir persidangan, masing-masing pihak memanggil kliennya ke mimbar untuk memberikan kesaksian bantahan singkat.

Pada Rabu (25/5/2022), Depp kembali membantah tudingan Heard. Meski persidangan tidak mudah bagi siapa pun, kata sang Aktor, yang terpenting ia sudah mengatakan yang sebenarnya.

Sementara itu, dalam kesaksiannya, Heard mengatakan bahwa Depp telah menggerakkan jutaan orang untuk melakukan kampanye melawan dirinya, yang juga mengaku telah dilecehkan, dihina dan diancam setiap hari.

“Orang-orang ingin membunuh saya dan mereka mengatakannya kepada saya setiap hari. Saya tidak duduk di ruang sidang ini sambil tertawa-tawa. Saya tidak duduk di ruang sidang ini sambil tertawa, tersenyum, dan membuat lelucon yang sinis. Ini mengerikan,” kata Heard.

Heard mengatakan jika tidak berusaha menampilkan dirinya sebagai orang suci, namun tetap memiliki hak untuk menceritakan kisahnya.

“Saya memiliki hak sebagai orang Amerika untuk berbicara tentang apa yang terjadi pada saya, untuk memiliki cerita dan kebenaran saya. Saya berharap bisa mendapatkan suara saya kembali. Hanya itu yang saya inginkan,” tegasnya.

Depp mengajukan gugatan atas opini yang ditulis Heard di The Washington Post pada 2018, di mana ia menggambarkan dirinya sebagai publik figur yang mewakili kekerasan dalam rumah tangga.

Dia tidak menyebut nama Depp, tetapi menulis bahwa telah menyaksikan secara langsung bagaimana institusi melindungi pria yang dituduh melakukan pelecehan.

Selain itu, dalam pemeriksaan silang, Camille Vasquez pengacara Depp mengatakan jika persidangan ini sulit bagi Heard lantaran kebohongannya telah terungkap ke dunia.

Vasquez juga menuduh Heard membocorkan video ke TMZ pada Agustus 2016 yang menggambarkan Depp berteriak dan membanting lemari.

Vasquez juga menuduh Heard memperingatkan paparazzi bahwa ia akan berada di gedung pengadilan Los Angeles County pada Mei 2016 untuk mengajukan perintah penahanan kekerasan dalam rumah tangga dengan memar di wajahnya.

Vasquez menunjuk kesaksian bantahan dari tiga saksi yang telah maju untuk berbicara atas nama Depp dalam beberapa hari terakhir, termasuk Kate Moss mantan pacarnya. (ant/bil/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
31o
Kurs