Jumat, 19 Agustus 2022

Demontrasi Udara Rajawali Laut Flight Akan Warnai Langit NJTF

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tim Rajawali Laut Flight Puspenerbal TNI AL dalam Leader Benefit Formation. Foto: Dispen Puspenerbal

Gelaran Navy Jazz Traffic Festival (NJTF) pada 14 Mei 2022 di Villa Navy Residence, Lawang, Malang mendatang dipastikan akan berlangsung meriah karena tidak hanya menyuguhkan aksi panggung dari para musisi. Penampilan melukis langit secara harmony dari Rajawali Laut Flight Puspenerbal TNI AL akan membuat NJTF jadi lebih spektakuler.

Rajawali Laut Flight merupakan tim atraksi demo udara penerbangan milik TNI-AL yang menggunakan Pesawat Beechcraft Bonanza G-36 buatan Amerika Serikat yang masuk ke dalam jajaran penerbangan TN-AL pada tahun 2013.

Pesawat G-36 tersebut memiliki kemampuan glasscockpit Garmin G1000 terkini yang terintegrasi dengan engine instrument, dilengkapi autopilot, Traffic Collusion Alert and Warning System (TCAS), serta kemampuan horizontal manuver.

Arrow Formation dari Tim Rajawali Laut. Foto: Dispen Puspenerbal

Rajawali Laut Flight pertama kali dibentuk pada tahun 2016. Hingga saat ini Tim Rajawali Laut Flight telah memeriahkan berbagai acara besar untuk memamerkan kemampuan, keterampilan, dan kerja sama tim yang hebat.

Demo udara Pesawat Bonanza sendiri merupakan atraksi yang memerlukan keterampilan yang terus diasah, konsentrasi tinggi, dan kerja sama tim yang kuat untuk menjamin kelancaran dan keselamatan setiap formasi dan manuver yang dilaksanakan.

Para penerbang ini memiliki daya juang tinggi di setiap misi penugasan yang diemban. mereka merupakan pilot-pilot terlatih yang dimiliki tni angkatan laut. Oleh karena itu setiap latihan yang digelar harus dilaksanakan dengan sangat serius dan hati-hati.

Break Attack Formation dari Tim Rajawali Laut Flight. Foto: Dispen Puspenerbal

Pilot-pilot yang tergabung dalam Rajawali Laut Flight, telah mendapatkan pelatihan teknik terbang dan karakteristik pesawat di fasilitas Beechraft Rajawali Laut Flight merupakan tim yang terbentuk dari instruktur-instruktur penerbang TNI AL yang bepengalaman dan merupakan lulusan dari Sekolah Instruktur Penerbang TNI.

Dengan ribuan jam terbang, pengalaman manuver dari setiap operasi penugasan yang sangat mumpuni, Tim Rajawali Laut Flight siap membentuk formasi indah di langit Lawang, Kabupaten Malang.

Saat menjalankan aksinya, pilot Rajawali Laut Flight menggunakan flying suit berwarna biru dengan atribut dan kombinasi warna Orange dan putih.

Pilot Rajawali Laut saat melakukan Left Echelon Formation. Foto: Dispen Puspenerbal

Meski pada dasarnya pesawat Beechcraft Bonanza G-36 ini bukan diperuntukkan untuk aerobatik dan manuvernya terbatas, namun tidak mengurangi keindahannya saat tampil di angkasa, terbukti pada tahun 2018 tim Bonanza dipercaya oleh pimpinan TNI AL untuk tampil event internasional di Mataram Nusa Tenggara Barat dalam ajang Multilateral Naval Exercise Komodo 2018 (MNEK) yang diikuti oleh seluruh NAVY berbagai negara.

Tim Bonanza yang tampil dalam acara tersebut menggunakan calsing Rajawali Laut Flight yang berhasil membuat jantung penontonnya berdebar kencang.

Belum lagi aksi dua pesawat Syncro yang melesat dengan kecepatan penuh bermanuver head to head yang seolah-olah akan bertabrakan, kemudian dilanjutkan manuver yang tiba-tiba melesat ke atas dan secara tiba-tiba menukik ke bawah.

Sebagai penutup manuver Rajawali Laut Flight diakhiri dengan melaksanakan manuver 6 pesawat secara bersama-sama pecah seperti kembang api atau lebih dikenal dengan boomburst.

Sementara itu, panggung musik Navy Jazz Traffic Festival 2022 akan menampilkan Dewa 19 feat Virzha, Tulus, Padi Reborn, Reza Artamevia, Barry Likumahuwa serta sejumlah artis lainnya.

Selain konser musik nantinya Navy Jazz Traffic Festival akan menghadirkan berbagai kegiatan lain, yakni gelar produk UKM Jawa Timur dan creative market, pameran Alutsista TNI AL, demonstrasi udara Puspenerbal, dan demonstrasi penerjunan pasukan khusus TNI AL.

Tentang Jazz Traffic

Jazz Traffic sendiri awalnya adalah program siaran di Radio Suara Surabaya yang sudah mengudara sejak tahun 1983. Bahkan, Bubi Chen sang virtuoso musik jazz internasional dari Surabaya pernah terlibat dalam siaran Jazz Traffic sejak tahun 1985 sampai akhir hayatnya pada tahun 2012.

Saat ini, siaran Jazz Traffic tidak hanya memperdengarkan komposisi-komposisi jazz, tapi juga mengenalkan sub genre Jazz Tradisional, Free Jazz, hingga Jazz Kontemporer. Selama 37 tahun mengudara, Jazz Traffic telah membentuk komunitas-komunitas jazz yang solid, tidak hanya di Kota Surabaya, tapi juga kota-kota lain di Indonesia.

Program Jazz Traffic yang dibidani Errol Jonathans ini, lantas diabadikan dalam sebuah acara live performance para musisi jazz Indonesia bertajuk Jazz Traffic Festival (JTF).

Event Jazz Traffic Festival tahun ini merupakan gelaran kesepuluh kalinya sejak tahun 2011, setelah sempat vakum pada tahun 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Jumat, 19 Agustus 2022
30o
Kurs