Jumat, 19 Juli 2024

Spotify Merilis Paket Langganan “Basic” Baru di Amerika

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi logo layanan Audiobooks Spotify. Foto: Pixabay Ilustrasi logo layanan Audiobooks Spotify. Foto: Pixabay

Spotify merilis paket berlangganan “Basic” yang baru di AS bersamaan dengan keputusan mereka untuk menaikkan harga berlangganan pada paket-paket yang lama.

Sebenarnya paket berlangganan “Basic” yang baru itu hanya mengubah nama paket premium untuk individu dari paket yang sebelumnya sudah eksis dan memberinya banderol harga yang tidak jauh berbeda yaitu 10,99 Dollar AS (sekitar Rp181 ribu).

Dilansir dari Antara, Minggu (23/6/2024), paket itu menyediakan akses tidak terbatas ke musik dan podcast tanpa iklan. Tapi, tidak dengan audiobook.

Baru-baru ini, Spotify memberlakukan kenaikan harga terbaru di AS dengan rincian untuk paket berlangganan individu dari 10,99 Dollar AS menjadi 11,99 Dollar AS (sekitar Rp197 ribu).

Lalu, untuk paket berlangganan duo naik menjadi 16,99 Dollar AS (sekitar Rp279 ribu) dari 14.99 Dollar AS (sekitar Rp246 ribu).

Sementara paket berlangganan untuk keluarga biayanya menjadi 19,99 Dollar AS (sekitar Rp329 ribu) dari sebelumnya 16.99 Dollar AS (sekitar Rp279 ribu).

Salah satu alasan raksasa streaming audio itu menaikkan harga di AS karena hadirnya dukungan audiobook sebagai konten barunya.

Para pengguna premium bakal mendapatkan jatah 15 jam untuk mendengarkan buku audio per bulan.

Spotify menyadari tidak semua orang akan peduli dengan penawaran buku audio, dan akhirnya mereka memperkenalkan paket “Basic” baru di AS.

Bisa dibilang langkah itu menjadi taktik Spotify karena secara otomatis mengalihkan semua pelanggannya ke rencana yang lebih mahal.

Butuh langkah manual untuk beralih ke paket dasar bagi mereka yang tidak menginginkan konten audiobook.

Selain itu, Spotify juga berencana menghadirkan paket lainnya yang lebih mahal karena akan disertai fitur Hi-Fi untuk pengalaman audio yang dijanjikan lebih maksimal.

Paket itu diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar 5 Dollar AS lebih tinggi dari paket berlangganan yang biasa.

Paket itu dimaksudkan untuk membuat layanan Spotify bersaing dengan kompetitornya seperti Apple yang sudah menawarkan katalog lengkap mereka dalam kualitas lossless. Bedanya, Apple Music tidak memerlukan pembayaran tambahan untuk kualitas ekstra.(ant/saf/rid)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Jumat, 19 Juli 2024
31o
Kurs