Minggu, 30 November 2025

Superman Versi James Gunn Tayang, Penonton Disuguhi Cerita Tak Terduga

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
David Corenswet (kanan) dan James Gunn sutradara di lokasi syuting "Superman". Foto: Warner Bros. Pictures

James Gunn, sutradara di balik kesuksesan Guardians of the Galaxy, menghadirkan versi baru Superman yang segar dan tak terduga dalam film terbarunya yang berjudul “Superman”.

Film ini mulai tayang di bioskop internasional pada Rabu (10/7/2025), dan akan dirilis di Amerika Serikat dan Kanada pada Jumat (11/7/2025).

Gunn mengaku tantangan terbesar dalam menggarap film ini adalah bagaimana memperkenalkan kembali sosok Superman — pahlawan ikonik yang sudah hadir sejak 1938 — kepada generasi penonton yang baru, sekaligus menyuntikkan kehidupan baru ke dalam semesta DC yang tengah mengalami transisi.

Dalam adegan pembuka, Superman yang kini diperankan oleh David Corenswet digambarkan berlumuran darah usai perkelahian, pendekatan yang jarang terlihat dalam penggambaran Manusia Baja sebelumnya.

“Saya ingin fokus pada sisi Superman yang belum pernah dilihat orang sebelumnya,” kata Gunn, dilansir dari CNA.

Film ini juga memperkenalkan Krypto, anjing super berkekuatan luar biasa yang pertama kali muncul dalam komik tahun 1955. Versi terbarunya terinspirasi oleh anjing peliharaan Gunn sendiri, yang diselamatkan dari tempat penampungan.

Gunn menggambarkan dunia Superman sebagai tempat penuh keajaiban: teman-teman superhero, monster raksasa, robot, anjing terbang — semua elemen yang ia cintai dari komik semasa kecil.

Sebagai co-CEO DC Studios bersama Peter Safran sejak 2022, Gunn dipercaya untuk memimpin arah baru semesta film DC. Superman menjadi langkah awal dari rencana jangka panjang yang mencakup film Supergirl (Juni 2026), Swamp Thing, serta sejumlah serial TV untuk HBO Max seperti Lanterns dan Peacemaker.

Meski demikian, Gunn menegaskan bahwa gaya Superman bukanlah patokan untuk semua proyek DC mendatang. “Setiap proyek harus punya cita rasa uniknya sendiri,” katanya, sembari menyebut film Clayface sebagai film horor dengan rating dewasa, dan Lanterns sebagai serial yang membumi dan agak brutal.

Mengakui tekanan besar dalam membesut film sebesar Superman, Gunn mengaku lega setelah melihat tanggapan awal.

“Saya merasa cukup senang. Saya melihat dampaknya terhadap orang-orang, dan itu menyenangkan,” tegasnya. (saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Minggu, 30 November 2025
29o
Kurs