Senin, 19 Oktober 2026

Asap Karhutla Ancam Kesehatan Anak, IDAI Jelaskan Bahaya Partikel PM2,5 bagi Paru-Paru

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru pada Selasa (13/10/2026) diduga akibat dampak kebakaran hutan dan lahan di bagian selatan Sumatera. Foto: Antara

Ia mengingatkan paparan asap dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan penyakit paru kronik dan menurunkan kualitas hidup anak hingga dewasa.

Kelompok anak yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi bayi, balita, anak dengan asma, penyakit jantung atau paru kronik, anak dengan disabilitas, serta anak yang bergantung pada oksigen dan alat medis.

Sementara itu, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K) Ketua Pengurus Pusat IDAI menegaskan, perlindungan anak dari dampak karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama keluarga dan pemerintah.

“Anak adalah kelompok yang paling rentan dalam bencana kabut asap, namun sering kali suaranya tidak terdengar,” kata Piprim.

Ia menekankan hak anak atas kesehatan, perlindungan, dan tumbuh kembang harus tetap terpenuhi dalam situasi darurat kabut asap. (ant/fia/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
35o
Kurs